Roy Suryo ke Makam Ibunda Jokowi, Relawan: Kuburan Nih Yee
Kamis, 09 Oktober 2025 - 14:59 WIB
loading...
Pakar Telematika Roy Suryo viral di media sosial karena menyambangi makam ibunda mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Pakar Telematika Roy Suryo viral di media sosial karena menyambangi makam ibunda mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menanggapi itu, Sekjen Peradi Bersatu Ade Darmawan tak terlalu ambil pusing dengan aksi Roy Suryo Cs.
"Jadi teman-teman hari ini, ciee ada yang ke kuburan, ada yang ke kuburan nih yee," ujar Ade di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/10/2025).
Baca juga: Sekjen Peradi Bersatu Desak Polda Metro Tetapkan Roy Suryo Cs Tersangka
Pihaknya bersama relawan Jokowi fokus menuntaskan kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait ijazah palsu Jokowi.
"Dia ke kuburan, kita ke Mabes Polri. Biarkan mereka ke kuburan, silakan ziarah. Kami ke Mabes Polri memberikan surat teguran dan pengawasan terhadap penyidikan di Polda Metro Jaya," katanya.
Politikus PSI sekaligus pendukung garis keras Jokowi, Ade Armando meminta polisi segera menentukan tersangka dalam kasus tersebut. Kasus ini jangan dibiarkan berlarut-larut untuk menghentikan hoaks yang masif tersebar di media sosial.
"Jika tak terbukti mencemarkan nama baik, menghina Pak Jokowi ya sudah diputuskan tidak terjadi pencemaran nama baik di sini," ujarnya.
"Tapi, kalau terbukti sebaiknya hukum ditegakkan, orang harus tahu bahwa itu hal yang tidak boleh dilakukan di Indonesia," lanjut Ade.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menerima pelimpahan dari 4 Polres terkait laporan tudingan ijazah palsu Jokowi. Kini, kasus ijazah palsu Jokowi ditangani Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kasus itu sudah ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan.
"Jadi teman-teman hari ini, ciee ada yang ke kuburan, ada yang ke kuburan nih yee," ujar Ade di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/10/2025).
Baca juga: Sekjen Peradi Bersatu Desak Polda Metro Tetapkan Roy Suryo Cs Tersangka
Pihaknya bersama relawan Jokowi fokus menuntaskan kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait ijazah palsu Jokowi.
"Dia ke kuburan, kita ke Mabes Polri. Biarkan mereka ke kuburan, silakan ziarah. Kami ke Mabes Polri memberikan surat teguran dan pengawasan terhadap penyidikan di Polda Metro Jaya," katanya.
Politikus PSI sekaligus pendukung garis keras Jokowi, Ade Armando meminta polisi segera menentukan tersangka dalam kasus tersebut. Kasus ini jangan dibiarkan berlarut-larut untuk menghentikan hoaks yang masif tersebar di media sosial.
"Jika tak terbukti mencemarkan nama baik, menghina Pak Jokowi ya sudah diputuskan tidak terjadi pencemaran nama baik di sini," ujarnya.
"Tapi, kalau terbukti sebaiknya hukum ditegakkan, orang harus tahu bahwa itu hal yang tidak boleh dilakukan di Indonesia," lanjut Ade.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menerima pelimpahan dari 4 Polres terkait laporan tudingan ijazah palsu Jokowi. Kini, kasus ijazah palsu Jokowi ditangani Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kasus itu sudah ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan.
(jon)
Lihat Juga :