Fakta Mencengangkan PT JN yang Dituding Biang Korupsi ASDP?

Kamis, 09 Oktober 2025 - 10:48 WIB
loading...
Fakta Mencengangkan...
Tiga mantan Direksi PT ASDP Ferry Indonesia (Persero) dituding merugikan negara saat akuisisi PT. Jembatan Nusantara (PT JN). Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Tiga mantan Direksi PT ASDP Ferry Indonesia (Persero) Harry Muhammad Adhi Caksono (Mantan Direktur Perencanaan dan Pengembangan), Ira Puspadewi (Mantan Direktur Utama), serta Yusuf Hadi (Mantan Direktur Komersial dan Pelayanan) dituding merugikan negara saat akuisisi PT. Jembatan Nusantara (PT JN). Dalam akuisisi itu termasuk 53 kapal PT JN.

Siapa sebenarnya PT JN yang dituding Jaksa Penuntut Umum sebagai sumber masalah yang dianggap merugikan negara Rp1,253 triliun itu?

Baca juga: 3 Mantan Direksi ASDP Didakwa Rugikan Negara Rp1,2 Triliun



Wakil Keluarga Mantan Direksi PT ASDP Firmansyah mengungkapkan tudingan jaksa bahwa kondisi PT JN saat akuisisi buruk dan keuangannya terus menurun. Jaksa menyebut nilai asetnya hanya Rp512 miliar.

“Jawaban pembela: menurut fakta sidang yang disampaikan Direktur Harry MAC laba sebelum PT JN diakuisisi. Laba 2020: Rp5 miliar, laba 2021: Rp9 miliar,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (9/10/2025).

Silang Sengketa Nilai Aset PT JN


Versi Jaksa Penuntut: Rp512 miliar

Versi Mandiri Sekuritas (2015): Rp1,5 triliun. Penilaian itu dilakukan setelah Menteri BUMN mengeluarkan izin prinsip akuisisi pada 28 Januari 2015. “Izin itu keluar lagi pada 2022,” ujarnya.

Konsultan MBPRU (2022): Rp2,09 triliun. Penilaian itu hanya untuk nilai 53 kapal saja, belum ditambah aset lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Keponakan Bupati Muara...
Keponakan Bupati Muara Enim Ikut Jadi Tersangka dalam OTT KPK
Barang Bukti OTT Bupati...
Barang Bukti OTT Bupati Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 M
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
KPK Bergerak! Usai OTT...
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Rekomendasi
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved