Program MBG Aman dan Terus Dibenahi, Orang Tua Diminta Tak Perlu Khawatir
Selasa, 07 Oktober 2025 - 23:31 WIB
loading...
Direktur Eksekutif Edu Watch Indonesia (EWI), Annas Fitrah Akbar menyebut meminta orang tua tak khawatir karena Program MBG aman dan terus dibenahi. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah merupakan kebijakan mulia dan strategis untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia sejak usia dini. Masyarakat, khususnya para orang tua murid, agar tidak khawatir dan tetap mendukung program tersebut.
“Program MBG merupakan bentuk nyata kepedulian negara terhadap masa depan anak-anak kita. Niat baik seperti ini harus kita dukung bersama, bukan diragukan. Pemerintah sudah menunjukkan respon cepat dan tegas dalam menangani setiap kendala di lapangan,” ujar Direktur Eksekutif Edu Watch Indonesia (EWI), Annas Fitrah Akbar di Jakarta, Selasa (7/10/2025).
Annas memuji langkah Presiden Prabowo Subianto yang langsung memerintahkan evaluasi menyeluruh pascamunculnya insiden di beberapa daerah. Menurut Annas, tindakan cepat tersebut menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan berorientasi pada perbaikan sistem.
Baca juga: Panggil Kepala BGN, Prabowo Tegaskan Dapur MBG Wajib Punya Alat Tes Kit
“Presiden tidak menutup mata. Beliau segera memerintahkan audit terhadap dapur penyedia, jalur distribusi, hingga standar menu. Itu menunjukkan bahwa keselamatan dan kualitas gizi anak-anak adalah prioritas utama,” tambahnya.
Annas menegaskan orang tua murid tidak perlu khawatir karena pemerintah sedang memperkuat tata kelola program dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari ahli gizi, lembaga pendidikan, hingga pengawas independen.
“Semua langkah korektif sedang dilakukan. Pemerintah memastikan bahan pangan yang digunakan aman, higienis, dan memenuhi standar gizi. Anak-anak kita tetap akan mendapatkan makanan sehat dan bergizi sesuai kebutuhan tumbuh kembangnya,” jelasnya.
Baca juga: Dapat Atensi Kapolri, Kakorlantas Tinjau SPPG di Pusdik Lalu Lintas Serpong
Annas juga menilai bahwa program MBG bukan sekadar bantuan makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi emas Indonesia. Dengan anak-anak yang sehat, fokus belajar meningkat, prestasi akademik pun bisa lebih baik.
“Program ini bukan sekedar proyek jangka pendek. Namun, strategi besar membangun bangsa melalui gizi dan pendidikan. Maka publik sebaiknya tidak panik, tapi ikut berperan mengawasi dengan cara yang konstruktif,” tegas Annas.
Annas menilai kebermanfaatan program MBG ini, mengajak kepada seluruh pihak agar tetap solid mendukung implementasi Program MBG. “Kita semua ingin yang terbaik untuk anak-anak Indonesia. Mari dukung dan kawal bersama agar program mulia ini terus berjalan dengan aman, berkualitas, dan tepat sasaran,” ucapnya.
“Program MBG merupakan bentuk nyata kepedulian negara terhadap masa depan anak-anak kita. Niat baik seperti ini harus kita dukung bersama, bukan diragukan. Pemerintah sudah menunjukkan respon cepat dan tegas dalam menangani setiap kendala di lapangan,” ujar Direktur Eksekutif Edu Watch Indonesia (EWI), Annas Fitrah Akbar di Jakarta, Selasa (7/10/2025).
Annas memuji langkah Presiden Prabowo Subianto yang langsung memerintahkan evaluasi menyeluruh pascamunculnya insiden di beberapa daerah. Menurut Annas, tindakan cepat tersebut menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan berorientasi pada perbaikan sistem.
Baca juga: Panggil Kepala BGN, Prabowo Tegaskan Dapur MBG Wajib Punya Alat Tes Kit
“Presiden tidak menutup mata. Beliau segera memerintahkan audit terhadap dapur penyedia, jalur distribusi, hingga standar menu. Itu menunjukkan bahwa keselamatan dan kualitas gizi anak-anak adalah prioritas utama,” tambahnya.
Annas menegaskan orang tua murid tidak perlu khawatir karena pemerintah sedang memperkuat tata kelola program dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari ahli gizi, lembaga pendidikan, hingga pengawas independen.
“Semua langkah korektif sedang dilakukan. Pemerintah memastikan bahan pangan yang digunakan aman, higienis, dan memenuhi standar gizi. Anak-anak kita tetap akan mendapatkan makanan sehat dan bergizi sesuai kebutuhan tumbuh kembangnya,” jelasnya.
Baca juga: Dapat Atensi Kapolri, Kakorlantas Tinjau SPPG di Pusdik Lalu Lintas Serpong
Annas juga menilai bahwa program MBG bukan sekadar bantuan makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi emas Indonesia. Dengan anak-anak yang sehat, fokus belajar meningkat, prestasi akademik pun bisa lebih baik.
“Program ini bukan sekedar proyek jangka pendek. Namun, strategi besar membangun bangsa melalui gizi dan pendidikan. Maka publik sebaiknya tidak panik, tapi ikut berperan mengawasi dengan cara yang konstruktif,” tegas Annas.
Annas menilai kebermanfaatan program MBG ini, mengajak kepada seluruh pihak agar tetap solid mendukung implementasi Program MBG. “Kita semua ingin yang terbaik untuk anak-anak Indonesia. Mari dukung dan kawal bersama agar program mulia ini terus berjalan dengan aman, berkualitas, dan tepat sasaran,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :