Demokrat Kritisi Rencana Wakapolri Libatkan Preman atasi Pandemi

Minggu, 13 September 2020 - 11:41 WIB
loading...
Demokrat Kritisi Rencana...
Anggota Komisi III DPR Didik Mukrianto mengkritis langkah Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono yang akan melibatkan jeger atau preman pasar dalam penanganan COVID-19. FOTO/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Didik Mukriantomengkritisi langkah Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono yang hendak melibatkan "jeger" atau preman pasar dalam penanganan COVID-19 . Karena faktanya, keberadaan preman ini justru meresahkan masyarakat.

"Saya mengapresiasi semangat, komitmen dan langkah Wakapolri dalam merespons serta menangani penyebaran COVID-19 yang belum terkendali hingga saat ini. Namun semangat dan langkah itu akan menimbulkan persoalan baru dan kontra produktif apabila salah dalam mengambil kebijakan termasuk meligitimasi hadirnya "jeger" atau preman pasar dalam tugas dan kewenangan institusional formal," kata Didik kepada wartawan, Minggu (13/9/2020).

Ketua DPP Partai Demokrat Departemen Hukum Dan Hukum HAM ini mengingatkan Wakapolri agar menghitung ulang secara cermat dampak dan eksesnya, termasuk dampak psikologis bagi masyarakat dan publik secara luas. Kapolri juga tidak perlu menakut-nakuti masyarakat dengan hadirnya kelompok informal apalagi "jeger" atau preman pasar untuk menekan atau membuat tidak nyaman masyarakat. (Baca juga: Polda Kalteng Berdayakan Preman Pasar untuk Bagikan Masker )

"Pengetahuan publik selama ini, hadirnya "jeger" atau preman untuk beberapa kondisi dianggap sangat meresahkan dan mengganggu kamtibmas yang harus ditindak oleh polisi," ujarnya.

Dengan adanya legitimasi yang akan diberikan oleh Wakapolri, sambung dia, tentu ini akan dianggap juga pengakuan dan penguatan terhadap aktivitas para preman ini.

Untuk itu, Ketua Umum Karang Taruna ini berharap kepada Wakapolri untuk tetap objektif, rasional dan selalu terukur dalam mengambil langkah dan kebijakan untuk melayani dan mengayomi masyarakat. Wakapolri juga harus memahami dan menguasai peta penyebaran COVID-19 yang sesungguhnya, meng-update setiap perilaku dan psikologis masyarakat di saat pandemi, perilaku para aparat pemerintah dan para pemimpin saat ini.

"Karena perilaku masyarakat akan sangat ditentukan oleh para perilaku para pemimpinnya," imbuhnya. (Baca juga: Wakapolri Larang Anggota Polisi Terinveksi Covid-19 )

Selain itu, Didik menambahkan, Polri dan SDM-nya yang cukup maju dan dapat diandalkan saat ini, besar harapan bahwa Polri punya kepercayaan diri dan keyakinan bahwa aparat di bawahnya lebih dari mampu dalam menghadapi pandemi COVID-19.

"Tidak perlu melibatkan, apalagi berpotensi meligitimasi eksistensi "jeger" atau preman pasar," kata Didik.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fraksi Demokrat Tolak...
Fraksi Demokrat Tolak Wacana Pilkada lewat DPRD
Prabowo Apresiasi Satgas...
Prabowo Apresiasi Satgas PKH yang Kerap Hadapi Preman dan Tak Disorot Kamera
Hari Ayah Nasional 2025,...
Hari Ayah Nasional 2025, Ibas Ajak Anak Muda Tak Melupakan Jasa Orang Tua
Modus Gubernur Riau...
Modus Gubernur Riau Abdul Wahid Minta Jatah Preman hingga Rp7 Miliar
Fraksi Demokrat Siap...
Fraksi Demokrat Siap Tunjangan Anggota DPR Dievaluasi
Sahroni: Sekali Lagi...
Sahroni: Sekali Lagi Ditegaskan, Tak Ada Ruang untuk Premanisme!
Preman Tanah Abang Pemalak...
Preman Tanah Abang Pemalak Sopir Bajaj Ditangkap Polisi
Aksi Pemalakan Kembali...
Aksi Pemalakan Kembali Terjadi di Tanah Abang, Preman Palak Sopir Bajaj Rp100 Ribu
Kronologi Mobil Pelat...
Kronologi Mobil Pelat Luar Jakarta Dipalak Bang Jago di Kebon Kacang Tanah Abang
Rekomendasi
MNC Licensing Ajak Keluarga...
MNC Licensing Ajak Keluarga Merayakan Liburan Sekolah Bersama Shaun the Sheep Holiday in My Hometown di Pakuwon Mall Solo
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved