Praka Mar Zaenal Mutaqim Gugur setelah Terjun Payung Jelang HUT TNI, Ini Penjelasan Kadispenal
Minggu, 05 Oktober 2025 - 14:22 WIB
loading...
Kadispenal Laksma TNI Tunggul menyampaikan dukacita atas gugurnya Praka Mar Zaenal Mutaqim setelah melaksanakan penerjunan Rubber Duck Operations (RDO) dalam rangkaian HUT ke-80 TNI. Foto/Dok Sindo
A
A
A
JAKARTA - Prajurit Kepala Marinir (Praka Mar) Zaenal Mutaqim gugur setelah melaksanakan penerjunan Rubber Duck Operations (RDO) dalam rangkaian HUT ke-80 TNI . Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut ( Kadispenal ) Laksma TNI Tunggul menyampaikan dukacita.
"TNI Angkatan Laut menyampaikan salah satu prajurit terbaik kami, yaitu Praka Mar Zaenal Mutaqim, Personel Detasemen Intai Para Amfibi 1 (Den Ipam 1) Marinir telah gugur dalam tugas saat melaksanakan penerjunan Rubber Duck Operations (RDO) dalam rangkaian HUT ke-80 TNI, yaitu Presidential Inspection," ujarnya kepada wartawan, Minggu (5/10/2025).
Menurut Tunggul, TNI AL merasa sangat kehilangan dengan gugurnya personel terbaik Taifib tersebut. Praka Mar Zaenal Mutaqim merupakan prajurit yang berdedikasi tinggi, berprestasi, dan selalu menunjukkan semangat juang yang luar biasa dalam setiap tugas yang diemban.
Baca Juga: Prabowo: Seleksi Pimpinan TNI Tak Perlu Selalu Perhitungkan Senioritas, yang Penting Prestasi
"Atas nama seluruh jajaran TNI AL, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan," tuturnya.
Dia menambahkan, insiden itu terjadi pada Kamis, 2 Oktober 2025. Kala itu, Praka Zaenal mengalami kecelakaan di udara saat Processing Opening Parachute. Parasut tetap mengembang hingga mendarat di air, tim pengaman di laut segera mendekati penerjun dan melaksanakan evakuasi menggunakan ambulans sea rider menuju Posko Kesehatan Kolinlamil. Selanjutnya Praka Mar Zaenal Mutaqim dievakuasi menuju RSPAD Gatot Subroto untuk menjalani penanganan intensif. Kondisi yang bersangkutan dalam keadaan sadar.
"Telah dilaksanakan perawatan di rumah sakit dan berbagai upaya medis untuk menyelamatkan yang bersangkutan selama 2 hari, namun Praka Mar Zaenal Mutaqim tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter pada hari Sabtu, 4 Oktober 2025 pukul 03.01 WIB di RSPAD Gatot Subroto. Jenazah dimakamkan dengan Upacara Militer di kampung halamannya yaitu Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah."
Sebagai bentuk penghormatan, lanjutnya, TNI AL akan mengusulkan penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada almarhum atas jasa-jasanya saat bertugas. "Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar almarhum mendapatkan tempat terbaik serta husnulkhatimah, dan semoga insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi TNI AL untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap operasi dan latihan."
"TNI Angkatan Laut menyampaikan salah satu prajurit terbaik kami, yaitu Praka Mar Zaenal Mutaqim, Personel Detasemen Intai Para Amfibi 1 (Den Ipam 1) Marinir telah gugur dalam tugas saat melaksanakan penerjunan Rubber Duck Operations (RDO) dalam rangkaian HUT ke-80 TNI, yaitu Presidential Inspection," ujarnya kepada wartawan, Minggu (5/10/2025).
Menurut Tunggul, TNI AL merasa sangat kehilangan dengan gugurnya personel terbaik Taifib tersebut. Praka Mar Zaenal Mutaqim merupakan prajurit yang berdedikasi tinggi, berprestasi, dan selalu menunjukkan semangat juang yang luar biasa dalam setiap tugas yang diemban.
Baca Juga: Prabowo: Seleksi Pimpinan TNI Tak Perlu Selalu Perhitungkan Senioritas, yang Penting Prestasi
"Atas nama seluruh jajaran TNI AL, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan," tuturnya.
Dia menambahkan, insiden itu terjadi pada Kamis, 2 Oktober 2025. Kala itu, Praka Zaenal mengalami kecelakaan di udara saat Processing Opening Parachute. Parasut tetap mengembang hingga mendarat di air, tim pengaman di laut segera mendekati penerjun dan melaksanakan evakuasi menggunakan ambulans sea rider menuju Posko Kesehatan Kolinlamil. Selanjutnya Praka Mar Zaenal Mutaqim dievakuasi menuju RSPAD Gatot Subroto untuk menjalani penanganan intensif. Kondisi yang bersangkutan dalam keadaan sadar.
"Telah dilaksanakan perawatan di rumah sakit dan berbagai upaya medis untuk menyelamatkan yang bersangkutan selama 2 hari, namun Praka Mar Zaenal Mutaqim tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter pada hari Sabtu, 4 Oktober 2025 pukul 03.01 WIB di RSPAD Gatot Subroto. Jenazah dimakamkan dengan Upacara Militer di kampung halamannya yaitu Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah."
Sebagai bentuk penghormatan, lanjutnya, TNI AL akan mengusulkan penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada almarhum atas jasa-jasanya saat bertugas. "Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar almarhum mendapatkan tempat terbaik serta husnulkhatimah, dan semoga insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi TNI AL untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap operasi dan latihan."
(zik)
Lihat Juga :