Ketum Formas: Program MBG Cita-cita Prabowo Agar Indonesia Tidak Ada Stunting
Sabtu, 04 Oktober 2025 - 22:59 WIB
loading...
Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) Yohanes Handojo Budhisedjati menyatakan, Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan cita-cita Presiden Prabowo Subianto. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) Yohanes Handojo Budhisedjati menyatakan, Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan cita-cita Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya agar Indonesia terbebas dari stunting.
Hal itu sampaikan Yohanes Handojo Budhisedjati saat Formas menggelar diskusi bertajuk 'MBG Bermanfaat untuk Siapa?' yang digelar di Jakarta Selatan, Sabtu (4/10/2025).
"MBG ini melalui pemikiran Pak Prabowo secara pribadi 2006, Pak Prabowo itu bercita-cita agar anak-anak Indonesia tidak ada stunting, tidak ada kelaparan, menjadikan generasi muda itu nanti bisa lebih baik daripada generasi sekarang. Saat Pak Prabowo menjadi Presiden, cita-cita mulia ini kemudian diimplementasikan," sambungnya.
Baca juga: BGN Gelar Bimbingan Teknis Penjamah Makanan untuk 1.800 Peserta di Bogor dan Sukabumi
Menurut Yohanes, Program MBG ini merupakan kali pertama dilakukan di Indonesia. Yohanes menilai wajar jika dalam pelaksanaannya perlu ada perbaikan.
"Kemudian terjadi banyak sekali kejadian-kejadian salah satunya keracunan, inilah yang kita ingin coba kita atasi bersama, karena kita tidak ingin nila setitik, rusak susu sebelangga," ujarnya.
Baca juga: 9 Bulan Program MBG, Habiskan Anggaran Rp21,64 Triliun
Terkait permasalahan tersebut, pemerintah kini tengah melakukan sejumlah evaluasi. Dengan adanya evaluasi itu, Yohanes berharap pelaksanaan MBG akan lebih baik.
"Harapan kita, MBG ini bisa dikelola dengan baik, dengan transparan tidak ada kebocoran dan benar-benar anak-anak yang menerima ini harus menerima dengan baik. Tentu saja banyak perbaikan yang harus kita lalui, tapi ini adalah sebuah perjalanan menuju ke sebuah kesempurnaan," pungkasnya.
Hal itu sampaikan Yohanes Handojo Budhisedjati saat Formas menggelar diskusi bertajuk 'MBG Bermanfaat untuk Siapa?' yang digelar di Jakarta Selatan, Sabtu (4/10/2025).
"MBG ini melalui pemikiran Pak Prabowo secara pribadi 2006, Pak Prabowo itu bercita-cita agar anak-anak Indonesia tidak ada stunting, tidak ada kelaparan, menjadikan generasi muda itu nanti bisa lebih baik daripada generasi sekarang. Saat Pak Prabowo menjadi Presiden, cita-cita mulia ini kemudian diimplementasikan," sambungnya.
Baca juga: BGN Gelar Bimbingan Teknis Penjamah Makanan untuk 1.800 Peserta di Bogor dan Sukabumi
Menurut Yohanes, Program MBG ini merupakan kali pertama dilakukan di Indonesia. Yohanes menilai wajar jika dalam pelaksanaannya perlu ada perbaikan.
"Kemudian terjadi banyak sekali kejadian-kejadian salah satunya keracunan, inilah yang kita ingin coba kita atasi bersama, karena kita tidak ingin nila setitik, rusak susu sebelangga," ujarnya.
Baca juga: 9 Bulan Program MBG, Habiskan Anggaran Rp21,64 Triliun
Terkait permasalahan tersebut, pemerintah kini tengah melakukan sejumlah evaluasi. Dengan adanya evaluasi itu, Yohanes berharap pelaksanaan MBG akan lebih baik.
"Harapan kita, MBG ini bisa dikelola dengan baik, dengan transparan tidak ada kebocoran dan benar-benar anak-anak yang menerima ini harus menerima dengan baik. Tentu saja banyak perbaikan yang harus kita lalui, tapi ini adalah sebuah perjalanan menuju ke sebuah kesempurnaan," pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :