Profil Didit Herdiawan, Mantan Ajudan SBY Diberi Pangkat Istimewa oleh Prabowo
Sabtu, 04 Oktober 2025 - 10:31 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan pangkat istimewa kepada 11 perwira purnawirawan TNI pada acara Presidential Inspection di KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992), Kamis, 2 Oktober 2025. Foto/BPMI Setpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan kenaikan pangkat istimewa kepada 11 purnawirawan TNI pada Kamis (2/10/2025). Salah satu yang mendapat kenaikan pangkat istimewa itu adalah Didit Herdiawan Ashaf , mantan ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Pemberian kenaikan pangkat istimewa tersebut dilakukan di atas KRI dr Radjiman Wedyodiningrat yang membawa Prabowo Subianto ke Teluk Jakarta untuk menyaksikan parade kapal perang atau Sailing Pass TNI AL.
Prabowo menyampaikan bahwa pangkat istimewa itu merupakan pengakuan terhadap sumbangsih yang telah mereka berikan kepada bangsa. Mereka dinilai telah berjasa dan memberi pengabdian terbaik selama karirnya.
"Ada beberapa perwira yang kita berikan pangkat istimewa, walaupun mereka sudah pensiun sebagai pengakuan terhadap sumbangan yang telah mereka berikan kepada bangsa," kata Prabowo.
Baca Juga: Daftar Lengkap 11 Purnawirawan TNI Diberi Kenaikan Pangkat Istimewa oleh Prabowo
Prabowo menyampaikan, para purnawirawan TNI ini terus membuktikan diri walaupun sudah pensiun. Selama pengabdian, para prajurit membuat hal yang berguna bahkan melebihi panggilan tugas. "Saya mendapatkan kehormatan untuk memberi penghargaan tersebut, juga satuan satuan TNI yang telah memberi dharma bhaktinya dengan baik," ujarnya.
![Profil Didit Herdiawan, Mantan Ajudan SBY Diberi Pangkat Istimewa oleh Prabowo]()
Presiden Prabowo Subianto memberikan kenaikan pangkat istimewa kepada 11 purnawirawan TNI pada Kamis (2/10/2025). Salah satu yang mendapat kenaikan pangkat istimewa itu adalah Didit Herdiawan Ashaf. Foto/Tangkapan layar YouTube Setpres
Prabowo meminta TNI untuk selalu mengabdi kepada bangsa. Ia tak ingin prajurit TNI mengkhianati rakyat dan bangsa.
"Jaga terus kehormatan bangsa dan negara. Utamakan selalu pengabdian kepada bangsa dan rakyat dan jangan pernah mengkhianati bangsa dan rakyat."
Baca Juga: Politik Pangkat Kehormatan: Konsolidasi Simbolik Presiden Prabowo
Laksamana Madya (Purn) Didit Herdiawan yang kini menjabat Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan mendapat kenaikan pangkat istimewa berupa Laksamana TNI (HOR).
Sepanjang kariernya, Didit telah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk sebagai Asisten Operasi Panglima TNI, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), serta Kepala Staf Umum TNI. Pengalaman Didit yang mendalam dalam bidang kemiliteran dan strategi kini ia bawa ke perannya sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Didit kemudian menjabat sebagai Ajudan Presiden RI (2004–2009) atau masa Presiden SBY, Kepala Staf Koarmabar (2010), Panglima Kolinlamil (2010–2011), dan Wakil Kepala Staf TNI AL (2014–2015). Puncak karirnya tercapai sebagai Kasum TNI (2015–2019) dan Irjen Kementerian Pertahanan (2019).
Pada 2024, Didit dipercaya sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan. Pada 25 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto melantik Didit Herdiawan sebagai kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Pelantikan tersebut dilakukan di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan tersebut berdasarkan dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 76P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Pemberian kenaikan pangkat istimewa tersebut dilakukan di atas KRI dr Radjiman Wedyodiningrat yang membawa Prabowo Subianto ke Teluk Jakarta untuk menyaksikan parade kapal perang atau Sailing Pass TNI AL.
Prabowo menyampaikan bahwa pangkat istimewa itu merupakan pengakuan terhadap sumbangsih yang telah mereka berikan kepada bangsa. Mereka dinilai telah berjasa dan memberi pengabdian terbaik selama karirnya.
"Ada beberapa perwira yang kita berikan pangkat istimewa, walaupun mereka sudah pensiun sebagai pengakuan terhadap sumbangan yang telah mereka berikan kepada bangsa," kata Prabowo.
Baca Juga: Daftar Lengkap 11 Purnawirawan TNI Diberi Kenaikan Pangkat Istimewa oleh Prabowo
Prabowo menyampaikan, para purnawirawan TNI ini terus membuktikan diri walaupun sudah pensiun. Selama pengabdian, para prajurit membuat hal yang berguna bahkan melebihi panggilan tugas. "Saya mendapatkan kehormatan untuk memberi penghargaan tersebut, juga satuan satuan TNI yang telah memberi dharma bhaktinya dengan baik," ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto memberikan kenaikan pangkat istimewa kepada 11 purnawirawan TNI pada Kamis (2/10/2025). Salah satu yang mendapat kenaikan pangkat istimewa itu adalah Didit Herdiawan Ashaf. Foto/Tangkapan layar YouTube Setpres
Prabowo meminta TNI untuk selalu mengabdi kepada bangsa. Ia tak ingin prajurit TNI mengkhianati rakyat dan bangsa.
"Jaga terus kehormatan bangsa dan negara. Utamakan selalu pengabdian kepada bangsa dan rakyat dan jangan pernah mengkhianati bangsa dan rakyat."
Baca Juga: Politik Pangkat Kehormatan: Konsolidasi Simbolik Presiden Prabowo
Laksamana Madya (Purn) Didit Herdiawan yang kini menjabat Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan mendapat kenaikan pangkat istimewa berupa Laksamana TNI (HOR).
Profil Didit Herdiawan
Didit Herdiawan lahir di Surabaya, 13 September 1961. Dia menempuh pendidikan militer di Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 1984, dengan berbagai pelatihan tambahan di dalam dan luar negeri.Sepanjang kariernya, Didit telah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk sebagai Asisten Operasi Panglima TNI, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), serta Kepala Staf Umum TNI. Pengalaman Didit yang mendalam dalam bidang kemiliteran dan strategi kini ia bawa ke perannya sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Riwayat Jabatan Militer Didit Herdiawan
Didit Herdiawan memulai karier militernya sebagai Letnan Dua hingga Kapten, dengan penugasan awal sebagai Perwira Divisi AKS di KRI Ngurah Rai-344 (1984). Jabatan penting lainnya meliputi Palaksa di KRI Lambung Mangkurat-374 (1996) dan Komandan KRI Nuku-373 (2000).Didit kemudian menjabat sebagai Ajudan Presiden RI (2004–2009) atau masa Presiden SBY, Kepala Staf Koarmabar (2010), Panglima Kolinlamil (2010–2011), dan Wakil Kepala Staf TNI AL (2014–2015). Puncak karirnya tercapai sebagai Kasum TNI (2015–2019) dan Irjen Kementerian Pertahanan (2019).
Riwayat Jabatan Sipil Didit Herdiawan
Setelah mengakhiri masa jabatan militernya, Didit Herdiawan berperan sebagai Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Matra Laut dari 2019 hingga 2024. Di jabatan ini, ia memberikan dukungan strategis terkait aspek kelautan dan pertahanan maritim.Pada 2024, Didit dipercaya sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan. Pada 25 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto melantik Didit Herdiawan sebagai kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Pelantikan tersebut dilakukan di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan tersebut berdasarkan dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 76P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
(zik)
Lihat Juga :