KPK Belum Umumkan Tersangka Korupsi Kuota Haji, Novel Baswedan: Bisa Ditanya Kenapa Lama-Lama Gitu

Jum'at, 03 Oktober 2025 - 19:38 WIB
loading...
KPK Belum Umumkan Tersangka...
Mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan dalam podcast To The Point Aja! di YouTube SindoNews.
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) hingga saat ini belum mengumumkan tersangka di kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. Terkait hal ini, Mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan mengaku tidak mengetahui persis penyebabnya.

“Cuman saya bisa mengira-ngira paling tidak kalau penetapan tersangka memang mestinya bisa bisa cepat ya,” kata Novel dalam podcast To The Point Aja! di YouTube SindoNews dikutip pada Jumat (3/10/2025).

Karena, sepengetahuannya, pemeriksaan di KPK pada tahap penyelidikan sudah banyak melakukan konfirmasi dan pemeriksaan bukti. “Artinya di penyidikan itu sudah apa namanya? Memastikan saja dan menggunakan legalitas untuk memperoleh bukti-bukti yang diperoleh di saat penyelidikan tadi,” katanya.

Baca juga: KPK Temukan Penyalahgunaan Kuota Petugas Haji



Dia mengakui jika penahanan belum dilakukan bisa jadi karena masih melakukan penghitungan kerugian negara yang memerlukan waktu. “Karena ada faktor eksternal dari auditor yang masih perlu melakukan penghitungan,” ujarnya.

“Kalau penetapan tersangka mestinya segera tuh. Kalau enggak segera ya mesti bisa ditanya itu kenapa kok lama-lama gitu ya,” kata Novel yang kini menjabat Wakil Kepala Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Pengalihan Kasus Febrie...
Pengalihan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, YLBHI Desak KPK Ambil Alih Penyidikan
Tersangka Kuota Haji...
Tersangka Kuota Haji Ajukan Praperadilan, KPK Tegaskan Penggeledahan Berdasarkan Aturan
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
KPK Dorong Perbaikan...
KPK Dorong Perbaikan Sistem Pembiayaan Politik, Termasuk Pembatasan Biaya Kampanye
Laporan Gratifikasi...
Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Ditolak, KPK Ungkap Alasannya
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
KPK Tahan Bupati Kuantan...
KPK Tahan Bupati Kuantan Singingi dalam Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan
Rekomendasi
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Perceraian dan Konflik Rumah Tangga
Narantraya Jeihan Borong...
Narantraya Jeihan Borong 3 Podium di JJ All Star 2026, Bidik Prestasi Bersama Ideale di PORPROV Jabar
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
Berita Terkini
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Infografis
Bocoran dari Saudi,...
Bocoran dari Saudi, Haji Bisa Dibatasi 20% Kuota Per Negara atau Batal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved