Waspada! Radikalisasi Kini Menyusup lewat Dunia Game Online
Rabu, 01 Oktober 2025 - 23:08 WIB
loading...
A
A
A
Arif mengungkapkan ancaman radikalisasi di dunia maya kini tidak lagi bersifat lokal, melainkan sudah menjadi persoalan global. Ia menyebut pergeseran signifikan terjadi dalam pola perekrutan, penyebaran ideologi, hingga tahapan aksi terorisme.
"Radikalisasi di dunia maya sudah sangat masif dengan sasaran anak-anak. Jika dulu terbatas pada lingkungan tertentu secara fisik, sekarang bisa menyasar siapa saja melalui dunia maya," katanya.
Menurutnya, transformasi ini tampak jelas dalam proses tahapan pelaku teror. Jika sebelumnya perekrutan dimulai dari tatap muka—penyebaran ideologi, baiat, pelatihan, hingga eksekusi—kini seluruh proses itu dapat dilakukan secara daring. Bahkan baiat dan latihan persiapan (idad) telah berpindah ke ruang digital. Situasi ini, lanjut Arif, semakin berbahaya karena menyasar kelompok rentan, terutama anak-anak dan remaja.
"Ketika seorang anak memiliki permasalahan pribadi, mereka bisa lebih mudah terjerumus dalam jejaring radikal melalui dunia maya. Ini masalah serius yang perlu kita tangani bersama," ujarnya.
"Radikalisasi di dunia maya sudah sangat masif dengan sasaran anak-anak. Jika dulu terbatas pada lingkungan tertentu secara fisik, sekarang bisa menyasar siapa saja melalui dunia maya," katanya.
Menurutnya, transformasi ini tampak jelas dalam proses tahapan pelaku teror. Jika sebelumnya perekrutan dimulai dari tatap muka—penyebaran ideologi, baiat, pelatihan, hingga eksekusi—kini seluruh proses itu dapat dilakukan secara daring. Bahkan baiat dan latihan persiapan (idad) telah berpindah ke ruang digital. Situasi ini, lanjut Arif, semakin berbahaya karena menyasar kelompok rentan, terutama anak-anak dan remaja.
"Ketika seorang anak memiliki permasalahan pribadi, mereka bisa lebih mudah terjerumus dalam jejaring radikal melalui dunia maya. Ini masalah serius yang perlu kita tangani bersama," ujarnya.
(abd)
Lihat Juga :