Diiringi Lagu Gugur Bunga, Prabowo-Gibran Tinjau Sumur Maut Lubang Buaya
Rabu, 01 Oktober 2025 - 09:02 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau Sumur Lubang Buaya pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau sumur maut Lubang Buaya yang berada di Monumen Pancasila Sakti, Jakarta Timur, Rabu (1/10/2025).
Momen ini dilakukan setelah upacara peringatan Kesaktian Pancasila 2025 selesai digelar. Prabowo langsung menuju Monumen Pancasila Sakti yang berada tepat di belakang lapangan upacara.
Kemudian, Wapres Gibran ikut mendampingi di belakangnya. Mereka langsung menuju Sumur Maut tersebut diiringi dengan lagu Gugur Bunga ciptaan Ismail Marzuki.
Baca juga: Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025
Di Sumur Maut, Prabowo terlihat mengangkat kedua tangannya dan langsung memanjatkan doa di hadapan Sumur Maut tersebut.
Diketahui, pada 1 Oktober 1965, Sumur berkedalaman 12 meter dan berdiameter 75 sentimeter ini menjadi tempat dimasukkannya tujuh pahlawan revolusi yang merupakan enam Jenderal dan satu perwira pertama TNI AD.
Mereka adalah; Letnan Jenderal Ahmad Yani, Mayor Jenderal R. Soeprapto, Mayor Jenderal M.T. Harjono, Mayor Jenderal S. Parman, Brigadir Jenderal D.I. Pandjaitan, Brigadir Jenderal Soetojo S, dan Letnan Satu Czi P.A. Tendean.
Momen ini dilakukan setelah upacara peringatan Kesaktian Pancasila 2025 selesai digelar. Prabowo langsung menuju Monumen Pancasila Sakti yang berada tepat di belakang lapangan upacara.
Kemudian, Wapres Gibran ikut mendampingi di belakangnya. Mereka langsung menuju Sumur Maut tersebut diiringi dengan lagu Gugur Bunga ciptaan Ismail Marzuki.
Baca juga: Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025
Di Sumur Maut, Prabowo terlihat mengangkat kedua tangannya dan langsung memanjatkan doa di hadapan Sumur Maut tersebut.
Diketahui, pada 1 Oktober 1965, Sumur berkedalaman 12 meter dan berdiameter 75 sentimeter ini menjadi tempat dimasukkannya tujuh pahlawan revolusi yang merupakan enam Jenderal dan satu perwira pertama TNI AD.
Mereka adalah; Letnan Jenderal Ahmad Yani, Mayor Jenderal R. Soeprapto, Mayor Jenderal M.T. Harjono, Mayor Jenderal S. Parman, Brigadir Jenderal D.I. Pandjaitan, Brigadir Jenderal Soetojo S, dan Letnan Satu Czi P.A. Tendean.
(cip)
Lihat Juga :