Di Depan Kapolri, Koalisi Masyarakat Sipil Sampaikan Kritikan hingga Harapan ke Polri

Senin, 29 September 2025 - 23:16 WIB
loading...
Di Depan Kapolri, Koalisi...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengundang langsung Koalisi Masyarakat Sipil dalam dialog publik yang digekar di PTIK, Jakarta, Senin (29/9/2025). Foto/Riyan Rizki Roshali
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengundang langsung Koalisi Masyarakat Sipil dalam kegiatan dialog publik yang bertemakan “Penyampaian Pendapat di Muka Umum Hak dan Kewajiban, Tindakan Anarkis Menjadi Tanggung Jawab Hukum” di PTIK, Jakarta, Senin (29/9/2025). Dalam kesempatan itu, Ketua PBHI Julius Ibrani, menilai forum ini jadi langkah awal perbaikan Polri.

Namun, ia menyoroti keberadaan oknum yang kerap mengganggu jalannya aksi di lapangan.

Baca juga: Istri Arya Daru Memohon ke Prabowo, Kapolri, hingga Menlu Usut Tuntas Kematian Suaminya

“Di lapangan, kami melihat berbagai macam oknum dengan badan kekar, rambut cepak dan segala macam yang mencoba berkali-kali menghalangi dan merusak proses demonstrasi kami dan kemudian menyebabkan kerusuhan,” ungkap Julius.



Menurutnya, pembentukan tim transformasi Polri bisa menjadi titik balik untuk memperbaiki kebijakan internal.

Sementara itu, Komisioner Kompolnas, M. Choirul Anam, menyebut pertemuan ini jadi pengingat bahwa Polri adalah institusi sipil hasil reformasi.

Baca juga: Daftar Lengkap 18 Jenderal Digeser pada Mutasi Polri September 2025

“Forum tadi mengingatkan kita semua bahwa polisi ini adalah polisi kita, polisi sipil yang harus kita temenin, yang harus kita jadikan polisi kita semakin lama semakin profesional, semakin demokratis dan humanis,” ujar dia.

Kemudian, Usman Hamid dari Amnesty International menjelaskan akar demonstrasi Agustus lalu adalah ketidakadilan sosial-ekonomi. Ia juga mendesak pembebasan aktivis yang masih ditahan.

“Kami menjamin bahwa mereka adalah para aktivis yang memperjuangkan demokrasi, termasuk reformasi Polri, dan tidak terlibat di dalam berbagai tindakan kriminal,” ujar Usman.

Ia menekankan pentingnya tim pencari fakta untuk mengungkap kematian dan hilangnya sejumlah orang dalam aksi tersebut.

Selanjutnya, perwakilan KontraS, M. Dimas Bagus, menyampaikan pihaknya membuka posko aduan orang hilang pasca aksi Agustus–September.

“Kami menerima 47 aduan dimana kami juga mengklasifikasikan bahwa 33 orang itu menjadi korban penghilangan paksa jangka pendek. Dua orang masih hilang, Reno Syaputra Dewo dan juga Muhammad Farhan Hamid,” jelas Dimas.

KontraS juga mendesak pembebasan massa aksi yang ditangkap.

“Ini adalah bentuk dari the guilty of association atau kejahatan asosiasi yang harusnya tidak bisa dipidana. Karena mereka terlibat dalam upaya untuk mendorong advokasi, terlibat untuk menyampaikan ekspresi dan juga pendapat di muka umum sehingga mereka tidak bisa dipersangkakan atau ditersangkakan. Terlebih lagi tahan,” kata dia.

Kemudian, Ardi Manto Adiputra dari Imparsial menyoroti lemahnya pemahaman anggota Polri terhadap Perkap Nomor 8 Tahun 2009 tentang HAM.

“Kami menemukan di lapangan banyak anggota kepolisian pada level bawah yang tidak mengetahui bahwa ada Perkap 8 tahun 2009 tersebut,” ucapnya.

Ia juga mendorong Polri meninggalkan budaya kekerasan dan meningkatkan kualitas skill serta pengetahuan.

“Budaya militeristik yang harus saya katakan bahwa budaya kekerasan yang cenderung pada penggunaan karakter-karakter militeristik itu sudah harus ditinggalkan dan kemudian yang penting untuk ditingkatkan adalah penguatan skill dan pengetahuan,” ujarnya

Kemudian, Al Araf dari Centra Initiative mendorong Polri membangun pendekatan yang lebih ramah demonstrasi.

“Kami menganggap perlu membangun apa yang disebut dengan demonstration friendly. Jadi aparat keamanan perlu membangun demonstration friendly. Jadi mereka yang melakukan aksi masa adalah bagian dari warga negara yang berpartisipasi,” jelasnya.

Ia juga mendukung pembentukan tim pencari fakta dan meminta Polri lebih persuasif dalam menangani massa.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Kapolri Anugerahi Medali...
Kapolri Anugerahi Medali Kehormatan ke Prabowo, Bukti Kuatnya Sinergi Pemerintah-Polri
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Kapolri Akui Polri Belum...
Kapolri Akui Polri Belum Sempurna, Janji Terima Semua Kritik dan Masukan
Kepercayaan Publik pada...
Kepercayaan Publik pada Polri Meningkat, Bukti Reformasi Institusi Berjalan
Foto Presiden Prabowo...
Foto Presiden Prabowo Berkibar di Langit saat Hari Bhayangkara ke-80
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Rekomendasi
Microdrama China The...
Microdrama China The Little Lucky Star Tayang di V+Short, Ini Sinopsisnya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Curhat Sering Dicueki Anak, Syuting Jadi Obat Kesepian
Berita Terkini
MNC Digital Entertainment...
MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026 Kategori Media dan Hiburan
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Infografis
2 Putra Wapres Ke-6...
2 Putra Wapres Ke-6 RI Try Sutrisno Sukses di TNI dan Polri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved