Soal Pencabutan Kartu Liputan Wartawan Istana, Mensesneg: Kita Cari Jalan Keluar Terbaik
Senin, 29 September 2025 - 05:35 WIB
loading...
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Foto/Riyan Rizki Roshali
A
A
A
JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons adanya pencabutan ID Pers Istana jurnalis CNN Indonesia TV. Prasetyo mengatakan bakal mencari jalan keluar yang terbaik.
"Ya, kita cari jalan keluar terbaiklah," kata Prasetyo kepada wartawan di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (28/9/2025).
Prasetyo mengatakan telah memerintahkan Biro Pers , Media, dan Informasi Sekretariat Presiden untuk melakukan komunikasi dengan CNN Indonesia TV.
Baca Juga: Soal Pencabutan Kartu Liputan Reporter Istana, Dewan Pers Minta Semua Pihak Hormati Kebebasan Pers
"Jadi besok, kami sudah menyampaikan kepada Biro Pers untuk coba dikomunikasikan agar ada jalan keluar terbaik. Kita bangun komunikasi bersama lah,” jelas dia.
Dikutip dari laman Dewan Pers, ada empat pernyataan yang disampaikan Dewan Pers terkait kejadian tersebut. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat .
Berikut ini bunyi pernyataan tersebut:
1. Biro Pers Istana sebaiknya memberikan penjelasan mengenai pencabutan ID Card wartawan CNN Indonesia agar tidak menghambat pelaksanaan tugas jurnalistik di lingkungan Istana.
2. Dewan Pers menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati tugas dan fungsi pers yang mengemban amanah publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
3. Dewan Pers mengharapkan agar kasus ini maupun kasus serupa tidak terulang di masa mendatang demi terjaganya iklim kebebasan pers di Indonesia.
4. Dewan Pers meminta agar akses liputan wartawan CNN Indonesia yang dicabut segera dipulihkan sehingga yang bersangkutan dapat kembali menjalankan tugas jurnalistiknya di Istana.
"Demikian seruan Dewan Pers ini kami sampaikan untuk menjadi perhatian semua pihak," demikian dikutip dari laman Dewan Pers.
Sebelumnya terjadi pencabutan kartu identitas liputan Istana yang dimiliki oleh jurnalis CNN Indonesia. Kartu tersebut dicabut seusai jurnalis tersebut mengajukan pertanyaan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu, 27 September 2025.
"Ya, kita cari jalan keluar terbaiklah," kata Prasetyo kepada wartawan di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (28/9/2025).
Prasetyo mengatakan telah memerintahkan Biro Pers , Media, dan Informasi Sekretariat Presiden untuk melakukan komunikasi dengan CNN Indonesia TV.
Baca Juga: Soal Pencabutan Kartu Liputan Reporter Istana, Dewan Pers Minta Semua Pihak Hormati Kebebasan Pers
"Jadi besok, kami sudah menyampaikan kepada Biro Pers untuk coba dikomunikasikan agar ada jalan keluar terbaik. Kita bangun komunikasi bersama lah,” jelas dia.
Respons Dewan Pers
Dewan Pers menerima pengaduan terkait pencabutan ID Card reporter CNN Indonesia yang bertugas di lingkungan Istana Kepresidenan. Sehubungan dengan hal tersebut, Dewan Pers kembali mengingatkan semua pihak untuk menjunjung tinggi pelaksanaan kemerdekaan pers yang dijalankan oleh wartawan/jurnalis di mana pun bertugas.Dikutip dari laman Dewan Pers, ada empat pernyataan yang disampaikan Dewan Pers terkait kejadian tersebut. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat .
Berikut ini bunyi pernyataan tersebut:
1. Biro Pers Istana sebaiknya memberikan penjelasan mengenai pencabutan ID Card wartawan CNN Indonesia agar tidak menghambat pelaksanaan tugas jurnalistik di lingkungan Istana.
2. Dewan Pers menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati tugas dan fungsi pers yang mengemban amanah publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
3. Dewan Pers mengharapkan agar kasus ini maupun kasus serupa tidak terulang di masa mendatang demi terjaganya iklim kebebasan pers di Indonesia.
4. Dewan Pers meminta agar akses liputan wartawan CNN Indonesia yang dicabut segera dipulihkan sehingga yang bersangkutan dapat kembali menjalankan tugas jurnalistiknya di Istana.
"Demikian seruan Dewan Pers ini kami sampaikan untuk menjadi perhatian semua pihak," demikian dikutip dari laman Dewan Pers.
Sebelumnya terjadi pencabutan kartu identitas liputan Istana yang dimiliki oleh jurnalis CNN Indonesia. Kartu tersebut dicabut seusai jurnalis tersebut mengajukan pertanyaan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu, 27 September 2025.
(zik)
Lihat Juga :