Yusril Sebut Komite Reformasi Polri Paling Lambat Diumumkan Pertengahan Oktober
Jum'at, 26 September 2025 - 21:31 WIB
loading...
Personel Polri saat Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara. Foto/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra berbicara soal pengumuman Komite Reformasi Polri yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, komite tersebut akan diumumkan setelah Prabowo tiba kembali di Indonesia.
"Kita tunggu beliau kembali dari luar negeri, dan saya kira mungkin pada paling lambat pertengahan bulan Oktober sudah akan diumumkan Komisi Kepolisian itu," kata Yusril di kantornya, Jumat (26/9/2025).
Yusril menjelaskan, dirinya nanti akan menjadi bagian dalam komite tersebut bersama beberapa pakar hukum tata negara. "Sejumlah nama sudah digadang-gadang menjadi anggotanya, Pak Mahfud, Pak Jimly, dan lain-lain begitu," ujarnya.
Yusril menyatakan, Komite Reformasi Polri ini tidak akan berbenturan dengan Tim Transformasi Reformasi Polri bentukan Kapolri. Menurutnya, Tim Transformasi Reformasi Polri akan membantu Komite Reformasi Polri.
Baca Juga: Kapolri Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri, Kalemdiklat Jadi Ketua
"Jadi jangan khawatir ada tabrakan, ini pasti akan bekerja secara apa namanya itu saling bantu-bantu begitu," kata Yusril.
Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan Tim Transformasi Reformasi Polri yang dibentuk akan selaras dengan rencana Komite Reformasi Polri yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Hasil kerja tim akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi Komite Reformasi Polri.
"Kemarin saya sudah jelaskan. Dari Istana, dari Mensekneg juga sudah menjelaskan. Tentunya tim yang ada ini akan selaras dan tentunya akan bisa mempercepat atau mengakselerasi apa yang jadi harapan, rekomendasi," kata Jenderal Sigit di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/9/2025).
"Kita tunggu beliau kembali dari luar negeri, dan saya kira mungkin pada paling lambat pertengahan bulan Oktober sudah akan diumumkan Komisi Kepolisian itu," kata Yusril di kantornya, Jumat (26/9/2025).
Yusril menjelaskan, dirinya nanti akan menjadi bagian dalam komite tersebut bersama beberapa pakar hukum tata negara. "Sejumlah nama sudah digadang-gadang menjadi anggotanya, Pak Mahfud, Pak Jimly, dan lain-lain begitu," ujarnya.
Yusril menyatakan, Komite Reformasi Polri ini tidak akan berbenturan dengan Tim Transformasi Reformasi Polri bentukan Kapolri. Menurutnya, Tim Transformasi Reformasi Polri akan membantu Komite Reformasi Polri.
Baca Juga: Kapolri Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri, Kalemdiklat Jadi Ketua
"Jadi jangan khawatir ada tabrakan, ini pasti akan bekerja secara apa namanya itu saling bantu-bantu begitu," kata Yusril.
Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan Tim Transformasi Reformasi Polri yang dibentuk akan selaras dengan rencana Komite Reformasi Polri yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Hasil kerja tim akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi Komite Reformasi Polri.
"Kemarin saya sudah jelaskan. Dari Istana, dari Mensekneg juga sudah menjelaskan. Tentunya tim yang ada ini akan selaras dan tentunya akan bisa mempercepat atau mengakselerasi apa yang jadi harapan, rekomendasi," kata Jenderal Sigit di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/9/2025).
(zik)
Lihat Juga :