Deklarasi Jokowi Dukung Prabowo–Gibran Dua Periode, Pengamat: Modal Awal Jadi King Maker Politik 2029
Kamis, 25 September 2025 - 23:31 WIB
loading...
A
A
A
Dia menilai arahan Jokowi kepada relawannya juga dapat dibaca sebagai bentuk cek ombak, apakah jaringan loyalisnya masih solid dan bisa dimobilisasi secara masif. Jika terbukti masih aktif, konsolidasi sangat mungkin berkembang menjadi cikal bakal partai baru atau menguatkan partai kecil yang diasosiasikan dekat dengan Jokowi saat ini.
“Yang sedang dibangun adalah fondasi pengaruh jangka panjang, bukan sekadar klaim dukungan sesaat. Jokowi tahu bahwa 2029 harus mulai disiapkan dari sekarang baik untuk Gibran maupun bagi tokoh-tokoh lain yang potensial di bawah kendalinya,” ujar Iqbal.
Di sisi lain, dia melihat deklarasi ini sebagai langkah taktis Jokowi dalam merespons tekanan politik yang diarahkan kepada dirinya dan keluarganya. Mulai dari isu keabsahan ijazah hingga wacana pemakzulan Gibran, semua itu memperkuat kebutuhan Jokowi untuk menunjukkan bahwa dia masih memiliki benteng loyalis yang siap digerakkan.
“Dukungan dua periode ini bukan sekadar pernyataan politik, tetapi juga bisa dibaca sebagai manuver pertahanan. Ini sinyal bahwa Jokowi masih punya kekuatan tekan sekaligus jaring pengaman politik jika eskalasi terhadap dirinya dan keluarganya terus berkembang,” ujarnya.
“Yang sedang dibangun adalah fondasi pengaruh jangka panjang, bukan sekadar klaim dukungan sesaat. Jokowi tahu bahwa 2029 harus mulai disiapkan dari sekarang baik untuk Gibran maupun bagi tokoh-tokoh lain yang potensial di bawah kendalinya,” ujar Iqbal.
Di sisi lain, dia melihat deklarasi ini sebagai langkah taktis Jokowi dalam merespons tekanan politik yang diarahkan kepada dirinya dan keluarganya. Mulai dari isu keabsahan ijazah hingga wacana pemakzulan Gibran, semua itu memperkuat kebutuhan Jokowi untuk menunjukkan bahwa dia masih memiliki benteng loyalis yang siap digerakkan.
“Dukungan dua periode ini bukan sekadar pernyataan politik, tetapi juga bisa dibaca sebagai manuver pertahanan. Ini sinyal bahwa Jokowi masih punya kekuatan tekan sekaligus jaring pengaman politik jika eskalasi terhadap dirinya dan keluarganya terus berkembang,” ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :