ASN Kuasai Teknologi Jadi Kunci Pelayanan Publik di Era Digital

Kamis, 25 September 2025 - 20:30 WIB
loading...
ASN Kuasai Teknologi...
Seminar Nasional Transformasi Pembelajaran ASN untuk Indonesia Maju: Mengakselerasi ASN Digital dan Kompeten. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Kemampuan adaptasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memanfaatkan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) kunci pelayanan publik di era digital. Saat ini, pemanfaatan teknologi di sektor publik saat ini baru mencapai 30–40%.

Padahal pada 2030 akan terjadi disrupsi besar di mana diperkirakan 60–70% pekerjaan manusia akan digantikan teknologi. Menyikapi kondisi ini maka ASN dituntut untuk terus belajar, beradaptasi, dan proaktif dalam menghadapi perubahan.

Hal itu disampaikan Kepala Lembaga Administrasi Negara ( LAN ) Muhammad Taufiq saat Seminar Nasional “Transformasi Pembelajaran ASN untuk Indonesia Maju: Mengakselerasi ASN Digital dan Kompeten”.

Baca juga: LAN Jalin Kolaborasi Lintas Sektor, Perkuat Tata Kelola dan Digitalisasi Koperasi Merah Putih



Taufiq menjelaskan kewajiban belajar bagi ASN sebagaimana diamanatkan undang-undang merupakan strategi penting dalam menghadapi dinamika birokrasi modern.

Namun dalam penerapannya dihadapkan pada dua tantangan besar dalam pengembangan kompetensi ASN, pertama, adalah memenuhi wajib belajar ASN yang saat ini telah mencapai lebih dari 5,2 juta dengan kebutuhan pengembangan kompetensi yang berbeda-beda, dan kedua memastikan strategi yang tepat agar setiap ASN mendapatkan kompetensi yang relevan dengan organisasinya.

“Kedua tantangan tersebut menuntut kita untuk berhenti berpikir secara ego-system atau setiap sektor bekerja sendiri-sendiri, melainkan mengubahnya menjadi sebuah eco-system pembelajaran yang efisien, tanpa sekat antara pemerintah pusat dan daerah serta sektor swasta," ujarnya, Kamis (25/9/2025).

Taufiq juga manyampaikan, saat ini LAN terus melakukan inovasi melalui berbagai kebijakan pengembangan kompetensi seperti Corporate University yang menggabungkan pembelajaran terintegrasi di tempat kerja dengan fokus mendukung program prioritas pemerintah.

Antara lain, pengentasan kemiskinan, sekolah rakyat, dan koperasi Merah Putih. Selain itu juga pemanfaatan teknologi informasi melalui learning market place yang memastikan ASN mendapatkan sumber pembelajaran yang tepat secara gratis.

Deputi Transformasi Pembelajaran ASN LAN Erna Irawati menggarisbawahi empat pilar utama transformasi pembelajaran ASN, yaitu integrasi, digitalisasi, inovasi, dan kolaborasi. Menurut Erna, pengembangan kompetensi ASN harus selaras dengan kebutuhan organisasi dan perubahan lingkungan strategis.

"Adaptif saja tidak cukup. ASN harus proaktif agar tidak tertinggal dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” ujarnya

Erna menambahkan penguasaan kompetensi digital menjadi kebutuhan mendesak. Erna menekankan pentingnya literasi digital, data analitik, keamanan siber, serta kemampuan problem solving sebagai kompetensi generik yang wajib dimiliki setiap ASN.

“Forum Ekonomi Dunia memperkirakan 50% kompetensi kita saat ini sudah tidak relevan pada 2030. Oleh karena itu, pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) harus menjadi budaya ASN,” imbuhnya.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Yudistira Nugraha menyoroti peran kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung transformasi pembelajaran. Menurut Yudistira, AI hadir sebagai alat bantu yang memperkuat kapasitas ASN, bukan untuk menggantikannya.

“Pembelajaran ASN di era digital harus mindful, meaningful, dan joyful, dengan pemanfaatan teknologi yang personal, berbasis data, serta berorientasi hasil,” jelasnya.

Yudistira juga menekankan pentingnya personalisasi pembelajaran, mengingat perjalanan karier setiap ASN berbeda. Dengan pendekatan micro learning dan experiential learning, ASN dapat mengembangkan kompetensi tanpa mengganggu tugas sehari-hari. “Indikator keberhasilan bukan hanya penguasaan teknologi, tetapi juga kontribusi nyata ASN bagi organisasi dan masyarakat,” tambahnya.

Hadir pula sebagai narasumber, Direktur Teknologi dan Digitalisasi Pembelajaran Elly Fatimah, Direktur Sistem Pembelajaran Terintegrasi, Siti Zakiyah, Direktur Ekosistem Pembelajaran ASN, Hartoto dan dimoderatori oleh Analis Kebijakan Ahli Madya, Agustinus Sulistyo.

Melalui seminar ini, LAN meneguhkan langkah strategisnya dalam memperkuat ekosistem pembelajaran nasional. Dengan langkah strategis ini, LAN berharap dapat memperkuat kapasitas ASN sebagai motor penggerak birokrasi modern yang responsif, inklusif, dan kompeten dalam mendukung visi Indonesia Maju 2045.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
Rekomendasi
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Berita Terkini
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved