Jawa Timur Provinsi Terbanyak Dokter Meninggal karena Corona, Kedua Sumut
Sabtu, 12 September 2020 - 17:56 WIB
loading...
A
A
A
Adib menekankan gugurnya para dokter tersebut seharusnya menjadi perhatian serius. Sebab, kata Adib, 50 persen yang meninggal tersebut merupakan dokter umum. Sisanya, dokter spesialis dan guru besar.
"Jadi memang resiko itu terjadi, ah ini perlu juga saya mengklarifikasi bahwa pandangan atau pendekatan pada saat melihat jumlah Dokter yang meninggal itu dibedakan, kalau kemudian berkaitan dengan masalah verifikasi yang berkaitan dengan santunan mungkin sampai sekarang hanya sekitar 30an karena itu kaitannya dengan verifikasi," ucapnya.
Adib mengakui bahwa beberapa dokter yang meninggal tersebut bukan yang menangani secara langsung pasien Covid-19. Namun memang, ia hanya ingin mengingatkan bahwa dokter yang merupakan garda terdepan penanganan virus corona, rentan terpapar Covid-19.
"Jadi ini pemahamannya yang harus disamakan pada saat kita bicara jumlah dokter yang sekarang meninggal bukan berarti itu tidak sama datanya, tidak, karena kita melihat dari aspek yang lebih luas problem terpaparnya dokter bisa dalam semua aspek pelayanan dan semua prakter kedokteran termasuk manajemen," pungkasnya.
"Jadi memang resiko itu terjadi, ah ini perlu juga saya mengklarifikasi bahwa pandangan atau pendekatan pada saat melihat jumlah Dokter yang meninggal itu dibedakan, kalau kemudian berkaitan dengan masalah verifikasi yang berkaitan dengan santunan mungkin sampai sekarang hanya sekitar 30an karena itu kaitannya dengan verifikasi," ucapnya.
Adib mengakui bahwa beberapa dokter yang meninggal tersebut bukan yang menangani secara langsung pasien Covid-19. Namun memang, ia hanya ingin mengingatkan bahwa dokter yang merupakan garda terdepan penanganan virus corona, rentan terpapar Covid-19.
"Jadi ini pemahamannya yang harus disamakan pada saat kita bicara jumlah dokter yang sekarang meninggal bukan berarti itu tidak sama datanya, tidak, karena kita melihat dari aspek yang lebih luas problem terpaparnya dokter bisa dalam semua aspek pelayanan dan semua prakter kedokteran termasuk manajemen," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :