9 Parpol Nonparlemen Termasuk Perindo Bentuk Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat
Kamis, 25 September 2025 - 06:22 WIB
loading...
A
A
A
OSO mengatakan, dalam Pemilu 2024 setidaknya terdapat 17 juta lebih suara rakyat hilang dan tidak terwakili di DPR RI. "Sayang ini suara hilang milik rakyat, di sini tercatat 17.304.303 suara rakyat hilang atau tidak terwakili di DPR RI," ucapnya.
Menurutnya, 17.304.303 suara rakyat yang hilang karena Parliamentary Threshold (PT) bukan sekadar statistik elektoral, tetapi kejahatan representasi pelanggaran atas asas kedaulatan rakyat dan penyimpangan teori prinsip demokrasi.
Kemudian, tidak terwakilinya 17 juta suara rakyat tersebut di DPR RI bertentangan dengan prinsip political equality yang menjadi dasar demokrasi modern. "Jika PT 4% masih diberlakukan maka demokrasi dikerdilkan menjadi masalah angka bukan lagi prinsip kedaulatan rakyat. Betul teman-teman? Secara teori politik, kedaulatan rakyat adalah milik rakyat. Secara absolut kedaulatan rakyat tidak boleh dihapus oleh mekanisme ambang batas PT. Dalam prinsip demokrasi tidak ada suara yang lebih tinggi atau lebih rendah," ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut hadir Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Waketum Partai Perindo Andi Yuslim Patawari (AYP), Presiden Partai Buruh Said Iqbal, perwakilan PBB Fahri Bachmid, dan perwakilan sejumlah partai nonparlemen.
Menurutnya, 17.304.303 suara rakyat yang hilang karena Parliamentary Threshold (PT) bukan sekadar statistik elektoral, tetapi kejahatan representasi pelanggaran atas asas kedaulatan rakyat dan penyimpangan teori prinsip demokrasi.
Kemudian, tidak terwakilinya 17 juta suara rakyat tersebut di DPR RI bertentangan dengan prinsip political equality yang menjadi dasar demokrasi modern. "Jika PT 4% masih diberlakukan maka demokrasi dikerdilkan menjadi masalah angka bukan lagi prinsip kedaulatan rakyat. Betul teman-teman? Secara teori politik, kedaulatan rakyat adalah milik rakyat. Secara absolut kedaulatan rakyat tidak boleh dihapus oleh mekanisme ambang batas PT. Dalam prinsip demokrasi tidak ada suara yang lebih tinggi atau lebih rendah," ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut hadir Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Waketum Partai Perindo Andi Yuslim Patawari (AYP), Presiden Partai Buruh Said Iqbal, perwakilan PBB Fahri Bachmid, dan perwakilan sejumlah partai nonparlemen.
(zik)
Lihat Juga :