Prabowo Ajak Dunia Gunakan Sains untuk Bangkit Bukan Menghancurkan
Rabu, 24 September 2025 - 06:21 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto mengajak dunia menggunakan sains dan ilmu pengetahuan untuk mengangkat bukan untuk saling menghancurkan. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengajak dunia menggunakan sains dan ilmu pengetahuan untuk mengangkat bukan untuk saling menghancurkan.Prabowo juga mengajak pemimpin dunia untuk menunjukkan kebijaksanaan dan kerendahan hati.
Ajakan itu digaungkan Prabowo dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025).
“Mari kita teruskan perjalanan besar kemanusiaan, cita-cita tanpa pamrih yang melahirkan PBB. Mari kita gunakan ilmu pengetahuan untuk membangkitkan, bukan menghancurkan. Mari negara-negara yang sedang bangkit membantu yang lain untuk bangkit,” kata Prabowo.
Prabowo berharap para pemimpin dunia akan menunjukkan kenegarawanan, kebijaksanaan, kerendahan hati, dan menahan diri serta mengatasi kebencian dan saling curiga.
Baca juga: Jaga Perdamaian Dunia, Indonesia Siap Turunkan 20 Ribu Personel ke Gaza, Ukraina, Sudan, hingga Libya
“Saya yakin para pemimpin peradaban besar dunia baik dari Barat, Timur, Utara, Selatan, Amerika, Eropa, India, Tiongkok, dunia Islam, akan bangkit menjalankan peran historis mereka. Kami berharap para pemimpin dunia akan menunjukkan kenegarawanan, kebijaksanaan, kerendahan hati, dan menahan diri, mengatasi kebencian dan kecurigaan,” kata Prabowo.
Prabowo juga mengapresiasi negara-negara besar yang memilih berpihak pada sisi sejarah yang benar, jalan keadilan, kemanusiaan, dan perdamaian. Kekerasan hanya akan melahirkan kekerasan.
Baca juga: Pidato di Sidang Umum PBB, Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Manusia
“Tidak ada satu negara pun yang bisa menindas seluruh keluarga manusia. Sejarah telah menunjukkan bahwa penindasan dan ketidakadilan akan menyatukan umat manusia menjadi kekuatan yang cukup besar untuk mengatasinya,” tegas Prabowo.
Ajakan itu digaungkan Prabowo dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025).
“Mari kita teruskan perjalanan besar kemanusiaan, cita-cita tanpa pamrih yang melahirkan PBB. Mari kita gunakan ilmu pengetahuan untuk membangkitkan, bukan menghancurkan. Mari negara-negara yang sedang bangkit membantu yang lain untuk bangkit,” kata Prabowo.
Prabowo berharap para pemimpin dunia akan menunjukkan kenegarawanan, kebijaksanaan, kerendahan hati, dan menahan diri serta mengatasi kebencian dan saling curiga.
Baca juga: Jaga Perdamaian Dunia, Indonesia Siap Turunkan 20 Ribu Personel ke Gaza, Ukraina, Sudan, hingga Libya
“Saya yakin para pemimpin peradaban besar dunia baik dari Barat, Timur, Utara, Selatan, Amerika, Eropa, India, Tiongkok, dunia Islam, akan bangkit menjalankan peran historis mereka. Kami berharap para pemimpin dunia akan menunjukkan kenegarawanan, kebijaksanaan, kerendahan hati, dan menahan diri, mengatasi kebencian dan kecurigaan,” kata Prabowo.
Prabowo juga mengapresiasi negara-negara besar yang memilih berpihak pada sisi sejarah yang benar, jalan keadilan, kemanusiaan, dan perdamaian. Kekerasan hanya akan melahirkan kekerasan.
Baca juga: Pidato di Sidang Umum PBB, Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Manusia
“Tidak ada satu negara pun yang bisa menindas seluruh keluarga manusia. Sejarah telah menunjukkan bahwa penindasan dan ketidakadilan akan menyatukan umat manusia menjadi kekuatan yang cukup besar untuk mengatasinya,” tegas Prabowo.
(cip)
Lihat Juga :