LAN Jalin Kolaborasi Lintas Sektor, Perkuat Tata Kelola dan Digitalisasi Koperasi Merah Putih
Selasa, 23 September 2025 - 20:36 WIB
loading...
A
A
A
“LAN akan membangun sebuah dashboard untuk memantau bagaimana cara kerja kolaboratif setiap kementerian/lembaga daerah (KLD) bersama stakeholders swasta. Selain itu, akan ada inisiasi digitalisasi untuk memperkuat tata kelola kolaborasi KMP dan membuka akses ekonomi digital yang lebih luas,” ujarnya.
Deputi Bidang Pengembangan Talenta, Kementerian Koperasi dan UMKM Destry Anna Sari mengapresiasi LAN yang telah menginisiasi kegiatan PEN bertemakan penguatan Koperasi Merah Putih sebagai upaya mengakselerasi peran masing-masing instansi pemerintah untuk bekerja kolaboratif dan simultan dalam memperkuat KDKMP.
Kolaborasi merupakan kunci dari koperasi yang berkelanjutan. Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto dalam instruksinya menginginkan Koperasi Desa Merah Putih dikerjakan secara bersama-sama, mulai dari kementerian/lembaga hingga kepala daerah.
“Jadi tidak saja sekarang indikator kinerja masing-masing. Indikator kinerja masing-masing tercapai, iya, tetapi tadi impactnya akan lebih besar, pemerataan ekonomi itu lebih cepat untuk tercapai kalau kementerian/lembaga bekerjanya simultan,” tuturnya.
Dalam waktu dekat LAN akan berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM untuk melakukan piloting kolaborasi penguatan KDKMP yang direncanakan pada Oktober 2025 dengan menekankan cara kerja yang kolaboratif membangun sebuah ekosistem yang dimulai dari daerah di Jawa Timur untuk dijadikan model.
Program KDKMP menargetkan pembentukan 80 ribu koperasi desa/kelurahan hingga tahun 2030 yang mampu menjadi aggregator, akselerator, dan konsolidator UMKM berbasis nilai kekeluargaan dan gotong royong. Pemerintah optimistis langkah ini akan memperkuat ketahanan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Deputi Bidang Pengembangan Talenta, Kementerian Koperasi dan UMKM Destry Anna Sari mengapresiasi LAN yang telah menginisiasi kegiatan PEN bertemakan penguatan Koperasi Merah Putih sebagai upaya mengakselerasi peran masing-masing instansi pemerintah untuk bekerja kolaboratif dan simultan dalam memperkuat KDKMP.
Kolaborasi merupakan kunci dari koperasi yang berkelanjutan. Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto dalam instruksinya menginginkan Koperasi Desa Merah Putih dikerjakan secara bersama-sama, mulai dari kementerian/lembaga hingga kepala daerah.
“Jadi tidak saja sekarang indikator kinerja masing-masing. Indikator kinerja masing-masing tercapai, iya, tetapi tadi impactnya akan lebih besar, pemerataan ekonomi itu lebih cepat untuk tercapai kalau kementerian/lembaga bekerjanya simultan,” tuturnya.
Dalam waktu dekat LAN akan berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM untuk melakukan piloting kolaborasi penguatan KDKMP yang direncanakan pada Oktober 2025 dengan menekankan cara kerja yang kolaboratif membangun sebuah ekosistem yang dimulai dari daerah di Jawa Timur untuk dijadikan model.
Program KDKMP menargetkan pembentukan 80 ribu koperasi desa/kelurahan hingga tahun 2030 yang mampu menjadi aggregator, akselerator, dan konsolidator UMKM berbasis nilai kekeluargaan dan gotong royong. Pemerintah optimistis langkah ini akan memperkuat ketahanan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Lihat Juga :