Mikrofon Prabowo Sempat Mati saat Bicara Palestina di KTT PBB, Ada Apa?
Selasa, 23 September 2025 - 10:54 WIB
loading...
Mikrofon Presiden Prabowo Subianto tiba-tiba berhenti terdengar saat menyampaikan pidato pada KTT penyelesaian damai atas masalah Palestina di PBB New York, AS. Foto/Setpres
A
A
A
NEW YORK - Suara Presiden Prabowo Subianto tiba-tiba berhenti terdengar saat menyampaikan pidato pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara yang digelar di Gedung Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat.
Dalam siaran langsung kanal YouTube United Nations, insiden mikrofon mati itu terjadi setelah Presiden Prabowo berbicara menegaskan kesiapan Indonesia mengirim pasukan penjaga perdamaian untuk Palestina.
Baca juga: Prabowo di KTT PBB: Jika Israel Mengakui Palestina, Indonesia Akan Akui Israel
“Kita siap mengambil bagian dalam perjalanan menuju perdamaian ini. Kita siap menyediakan pasukan penjaga perdamaian…,” kata Prabowo dalam bahasa Inggris, namun suaranya tak lagi terdengar dari kanal YouTube United Nations, dilihat Selasa (23/9/2025).
Seorang staf perempuan kemudian terlihat mendekati mimbar, berdiri tak jauh dari Presiden Prabowo. Tidak lama kemudian, suara Presiden Prabowo kembali terdengar. Dia pun menutup pernyataannya dengan ajakan singkat penuh penekanan bahwa dunia membutuhkan perdamaian.
“Damai, damai sekarang! Damai, segera! Kita butuh perdamaian. Terima kasih banyak,” kata Prabowo mengakhiri pidatonya.
Baca juga: Momen Macron Kepalkan Tangan usai Prabowo Pidato di KTT PBB
Usai pidato, Presiden Prabowo pun sempat menyapa Presiden Prancis Emmanuel Macron yang duduk di belakang podium ketika dirinya pidato. Bahkan, Macron terlihat mengepalkan tangan ke udara sebagai bentuk apresiasi terhadap pidato Presiden Prabowo. Gestur Macron tersebut sontak menjadi perhatian para delegasi dan hadirin di ruang sidang.
Diketahui, KTT mengenai Palestina dan Solusi Dua Negara merupakan rangkaian penting dari Sidang Majelis Umum Ke-80 PBB, yang diinisiasi oleh Prancis dan Arab Saudi. Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud menjadi tokoh utama di balik penyelenggaraan KTT ini.
Dalam siaran langsung kanal YouTube United Nations, insiden mikrofon mati itu terjadi setelah Presiden Prabowo berbicara menegaskan kesiapan Indonesia mengirim pasukan penjaga perdamaian untuk Palestina.
Baca juga: Prabowo di KTT PBB: Jika Israel Mengakui Palestina, Indonesia Akan Akui Israel
“Kita siap mengambil bagian dalam perjalanan menuju perdamaian ini. Kita siap menyediakan pasukan penjaga perdamaian…,” kata Prabowo dalam bahasa Inggris, namun suaranya tak lagi terdengar dari kanal YouTube United Nations, dilihat Selasa (23/9/2025).
Seorang staf perempuan kemudian terlihat mendekati mimbar, berdiri tak jauh dari Presiden Prabowo. Tidak lama kemudian, suara Presiden Prabowo kembali terdengar. Dia pun menutup pernyataannya dengan ajakan singkat penuh penekanan bahwa dunia membutuhkan perdamaian.
“Damai, damai sekarang! Damai, segera! Kita butuh perdamaian. Terima kasih banyak,” kata Prabowo mengakhiri pidatonya.
Baca juga: Momen Macron Kepalkan Tangan usai Prabowo Pidato di KTT PBB
Usai pidato, Presiden Prabowo pun sempat menyapa Presiden Prancis Emmanuel Macron yang duduk di belakang podium ketika dirinya pidato. Bahkan, Macron terlihat mengepalkan tangan ke udara sebagai bentuk apresiasi terhadap pidato Presiden Prabowo. Gestur Macron tersebut sontak menjadi perhatian para delegasi dan hadirin di ruang sidang.
Diketahui, KTT mengenai Palestina dan Solusi Dua Negara merupakan rangkaian penting dari Sidang Majelis Umum Ke-80 PBB, yang diinisiasi oleh Prancis dan Arab Saudi. Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud menjadi tokoh utama di balik penyelenggaraan KTT ini.
(shf)
Lihat Juga :