Pengamat Sebut Pernyataan Puan Soal Pancasila Terbuka untuk Ditafsirkan Subjektif
Sabtu, 12 September 2020 - 13:00 WIB
loading...
Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai, pidato Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, tentang Pancasila dan Sumatera Barat, terbuka untuk ditafsirkan secara subjektif. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai, pidato pengantar Ketua DPP PDIP bidang Politik dan Keamanan Puan Maharani tentang Pancasila dan Sumatera Barat yang disampaikan dalam acara pengumuman rekomendasi bakal calon kepala daerah, terbuka untuk ditafsirkan secara subjektif.
(Baca juga: Puan Maharani Resmikan Patung Bung Karno di Sekolah Tinggi Intelijen Negara)
Karyono mengatakan, di tengah liberalisasi informasi dan era kebebasan berpendapat seperti saat ini, semua orang bebas menafsirkan apa saja sesuai dengan kemampuan dan kemauan.
(Baca juga: Pengamat Sebut Pernyataan Puan Jadi Komoditas Politik Praktis)
"Demikian pula pernyataan Puan yang berharap agar Sumbar menjadi provinsi Pancasilais, tentu terbuka untuk ditafsirkan secara subjektif," kata Karyono, Sabtu (12/9/2020).
(Baca juga: Puan Maharani Resmikan Patung Bung Karno di Sekolah Tinggi Intelijen Negara)
Karyono mengatakan, di tengah liberalisasi informasi dan era kebebasan berpendapat seperti saat ini, semua orang bebas menafsirkan apa saja sesuai dengan kemampuan dan kemauan.
(Baca juga: Pengamat Sebut Pernyataan Puan Jadi Komoditas Politik Praktis)
"Demikian pula pernyataan Puan yang berharap agar Sumbar menjadi provinsi Pancasilais, tentu terbuka untuk ditafsirkan secara subjektif," kata Karyono, Sabtu (12/9/2020).
Lihat Juga :