Pimpin IADIH, Harris Arthur Hedar Siapkan Program Besar
Sabtu, 20 September 2025 - 06:51 WIB
loading...
A
A
A
Harris mengungkapkan, visi IADIH terangkum dalam empat dimensi, yakni IADIH untuk rakyat, untuk bangsa, untuk dunia, dan untuk integritas. “Untuk rakyat, kami hadir. Untuk bangsa, kami berkonstruksi. Dan dunia, kami bersuara. Dan untuk integritas, kami berdiri tegak,” imbuhnya.
Dia mengatakan, dalam rangka merealisasikan keempat dimensi tersebut, IADIH akan menempuh beberapa program, di antaranya menjalankan pertemuan nasional IADIH yang bertema hukum untuk semua. Mengadakan peluncuran hukum harian untuk rakyat di kota-kota besar sebagai bentuk pengabdian nyata.
Lebih jauh, dalam kesempatan itu, Harris turut mengingatkan alumni Ilmu Hukum Universitas Jayabaya tidak boleh sekadar hadir, tetapi harus menjadi subjek sejarah. "Kami tidak boleh berhenti pada prestis akademi. Gelar doktor ilmu hukum yang disandang harus menjelma menjadi tanggung jawab sejarah," kata Harris.
“Kita adalah guardian of justice. Kita adalah penjaga fairness. Kita adalah pewaris nilai luhur Pancasila. Oleh sebab itu, kita harus menjadi penjaga demokrasi, pengawal konstitusi, penerang masyarakat, sekaligus benteng rakyat dari mafia hukum,” tambahnya.
Di penghujung acara pengukuhan, IADIH turut menyerahkan hibah dua mobil kepada Universitas Jayabaya sebagai bentuk dukungan bagi kegiatan kampus. Bantuan berupa Innova Zenix dan BYD Seal M6 itu diserahkan secara simbolis oleh Ketua Umum IADIH Harris, kepada Rektor Universitas Jayabaya Fauzie Yusuf Hasibuan.
Dia mengatakan, dalam rangka merealisasikan keempat dimensi tersebut, IADIH akan menempuh beberapa program, di antaranya menjalankan pertemuan nasional IADIH yang bertema hukum untuk semua. Mengadakan peluncuran hukum harian untuk rakyat di kota-kota besar sebagai bentuk pengabdian nyata.
Lebih jauh, dalam kesempatan itu, Harris turut mengingatkan alumni Ilmu Hukum Universitas Jayabaya tidak boleh sekadar hadir, tetapi harus menjadi subjek sejarah. "Kami tidak boleh berhenti pada prestis akademi. Gelar doktor ilmu hukum yang disandang harus menjelma menjadi tanggung jawab sejarah," kata Harris.
“Kita adalah guardian of justice. Kita adalah penjaga fairness. Kita adalah pewaris nilai luhur Pancasila. Oleh sebab itu, kita harus menjadi penjaga demokrasi, pengawal konstitusi, penerang masyarakat, sekaligus benteng rakyat dari mafia hukum,” tambahnya.
Di penghujung acara pengukuhan, IADIH turut menyerahkan hibah dua mobil kepada Universitas Jayabaya sebagai bentuk dukungan bagi kegiatan kampus. Bantuan berupa Innova Zenix dan BYD Seal M6 itu diserahkan secara simbolis oleh Ketua Umum IADIH Harris, kepada Rektor Universitas Jayabaya Fauzie Yusuf Hasibuan.
Lihat Juga :