Eks Wakom TKN Fanta Minta Fraksi Gerindra dan MKD Kaji Ulang Pengunduran Diri Rahayu Saraswati
Kamis, 18 September 2025 - 18:53 WIB
loading...
Mantan Wakil Komandan (Wakom) TKN Fanta Wawan Sugiyanto meminta Fraksi Gerindra serta Majelis Kehormatan Dewan (MKD) meninjau ulang pengunduran diri Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dari kursi DPR. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Mantan Wakil Komandan (Wakom) TKN Fanta dan juga pengusaha Wawan Sugiyanto meminta Fraksi Gerindra serta Majelis Kehormatan Dewan (MKD) untuk meninjau ulang pengunduran diri Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dari kursi DPR. Bila telanjur dilakukan, dia mendorong dipulihkan kembali fungsi kedewanannya Sara meski menyatakan mundur dari kursi parlemen.
“Menurut saya salah satu dewan yang kinerjanya sangat baik adalah Sara karena dia fokus betul memperbaiki regulasi yang selama ini masih kurang baik,” ujar Wawan, Kamis (18/9/2025).
Baca juga: Disesalkan Mundur dari DPR, Rahayu Saraswati Dinilai Representasi Suara Anak Muda
Dia menilai Sara merupakan sosok perempuan muda yang dekat dengan organisasi, gampang diajak berdialog, mendengar masukan, berani bersuara dan mempunyai idealisme kuat dalam mendorong tercapainya kemajuan bangsa.
“Bukan hanya parlemen atau DPR, bangsa ini memerlukan figur muda yang mempunyai gagasan autentik dan karya nyata terutama bagi kepentingan anak muda dan perempuan. Perjuangan dan kiprah beliau selama ini tidak diragukan lagi, tentu sebuah kehilangan besar jika Rahayu Saraswati tidak berada lagi di struktur legislatif ataupun pemerintahan," ungkap Wawan
Keterwakilan Rahayu Saraswati sangat penting di tengah keterbatasan politisi perempuan dan sejauh ini lembaga DPR masih sebagian besar diisi figur-figur senior. Sosoknya mampu menjadi pembeda, memberi warna baru dan memiliki perspektif tersendiri bagi DPR dengan segala dinamikanya.
Rahayu Saraswati selama ini sudah dikenal baik masyarakat karena sangat vokal dan berjasa membela hak kaum perempuan dan kepentingan pemberdayaan generasi muda.
"Khususnya saya sesama aktivis sangat menyayangkan bila dinonaktifkan atau Sara mengundurkan diri dari DPR, saya menuntut jangan diproses. Karena bagi kami pemuda tahu persis kegigihan Sara. Dia kerjakan ini jauh sebelum masuk parlemen," katanya.
Wawan berharap Fraksi Gerindra DPR dan MKD mengambil kebijakan dengan menimbang manfaatnya yang besar ketimbang tergesa-gesa memutuskan menonaktifkan Rahayu Saraswati dari anggota DPR secara permanen.
Sebelumnya, Sara mengumumkan pengunduran diri melalui akun Instagramnya. Namun, dia berharap masih diberi kesempatan menyelesaikan satu agenda terakhir di Komisi VII DPR yakni pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang Kepariwisataan.
“Menurut saya salah satu dewan yang kinerjanya sangat baik adalah Sara karena dia fokus betul memperbaiki regulasi yang selama ini masih kurang baik,” ujar Wawan, Kamis (18/9/2025).
Baca juga: Disesalkan Mundur dari DPR, Rahayu Saraswati Dinilai Representasi Suara Anak Muda
Dia menilai Sara merupakan sosok perempuan muda yang dekat dengan organisasi, gampang diajak berdialog, mendengar masukan, berani bersuara dan mempunyai idealisme kuat dalam mendorong tercapainya kemajuan bangsa.
“Bukan hanya parlemen atau DPR, bangsa ini memerlukan figur muda yang mempunyai gagasan autentik dan karya nyata terutama bagi kepentingan anak muda dan perempuan. Perjuangan dan kiprah beliau selama ini tidak diragukan lagi, tentu sebuah kehilangan besar jika Rahayu Saraswati tidak berada lagi di struktur legislatif ataupun pemerintahan," ungkap Wawan
Keterwakilan Rahayu Saraswati sangat penting di tengah keterbatasan politisi perempuan dan sejauh ini lembaga DPR masih sebagian besar diisi figur-figur senior. Sosoknya mampu menjadi pembeda, memberi warna baru dan memiliki perspektif tersendiri bagi DPR dengan segala dinamikanya.
Rahayu Saraswati selama ini sudah dikenal baik masyarakat karena sangat vokal dan berjasa membela hak kaum perempuan dan kepentingan pemberdayaan generasi muda.
"Khususnya saya sesama aktivis sangat menyayangkan bila dinonaktifkan atau Sara mengundurkan diri dari DPR, saya menuntut jangan diproses. Karena bagi kami pemuda tahu persis kegigihan Sara. Dia kerjakan ini jauh sebelum masuk parlemen," katanya.
Wawan berharap Fraksi Gerindra DPR dan MKD mengambil kebijakan dengan menimbang manfaatnya yang besar ketimbang tergesa-gesa memutuskan menonaktifkan Rahayu Saraswati dari anggota DPR secara permanen.
Sebelumnya, Sara mengumumkan pengunduran diri melalui akun Instagramnya. Namun, dia berharap masih diberi kesempatan menyelesaikan satu agenda terakhir di Komisi VII DPR yakni pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang Kepariwisataan.
(jon)
Lihat Juga :