IIEF 2025 Siap Digelar di UMS Surakarta, Hadirkan Sinergi Besar Dunia Pesantren dan Ekonomi Umat

Rabu, 17 September 2025 - 22:51 WIB
loading...
IIEF 2025 Siap Digelar...
Pameran pendidikan Islam dan produk halal terbesar di Indonesia, International Islamic Edu Fair (IIEF) 2025, akan kembali digelar pada 11–13 Oktober 2025 di Edutorium UMS. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Pameran pendidikan Islam dan produk halal terbesar di Indonesia, International Islamic Edu Fair (IIEF) 2025, akan kembali digelar pada 11–13 Oktober 2025 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Mengusung tema "Dari Pesantren untuk Dunia", ajang ini menjadi panggung strategis untuk memperkuat jaringan, kolaborasi, dan eksistensi pendidikan Islam di level nasional hingga internasional.

Acara ini akan dimeriahkan oleh ratusan stand, termasuk stand keuangan syariah, halal tourism, dan jaringan 3.000 pondok pesantren se-Nusantara. Selain itu, akan ada seminar, tabligh akbar, serta penampilan tokoh-tokoh nasional.

"IIEF 2025 adalah langkah nyata untuk menyatukan visi, membangun sinergi, dan memperkuat peran kolektif umat Islam di tengah masyarakat. Kami mengajak seluruh pengelola lembaga pendidikan dan pelaku bisnis halal, khususnya pemilik travel haji dan umrah, untuk mengambil bagian," ujar Ketua Panitia IIEF 2025, Ustadz Akhen Amalageng.

Menurutnya, acara ini juga memberikan solusi praktis bagi para calon wali santri yang ingin memilih lembaga pendidikan Islam terbaik bagi anak-anaknya.

“Biasanya calon walisantri harus datang langsung ke lokasi pesantren. Itu membutuhkan waktu dan biaya. Di IIEF, mereka bisa langsung bertemu banyak lembaga dalam satu tempat dan bertanya apa saja,” tambah Ustadz Akhen.

Sebagai bentuk dukungan terhadap ajang ini, Ketua Forum Ma’ahid wa Madaris Qur’an Indonesia (Formaqin), Dr. Umarulfaruq Abubakar, Lc., M.A., juga menekankan pentingnya partisipasi pesantren.

"Pesantren harus ikut acara ini. Karena ini adalah ajang silaturahmi yang otentik, untuk memperkuat ukhuwwah Islamiyah dan mengoptimalkan potensi ekonomi umat. Dengan bersinergi, pesantren bisa mandiri secara ekonomi dan berkontribusi lebih besar untuk peradaban," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Mengenal Gareth Morgan:...
Mengenal Gareth Morgan: di Balik Metafora Organisme Pesantren
PBNU: Iduladha 2026...
PBNU: Iduladha 2026 Jadi Pengingat Kemanusiaan di Tengah Dunia yang Terluka
Badan Hukum: Sistem...
Badan Hukum: Sistem Imun yang Sering Terlupakan
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Rekomendasi
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved