Kemendagri Usulkan Pagu Anggaran 2026 Naik Jadi Rp7,8 Triliun
Senin, 15 September 2025 - 12:19 WIB
loading...
Kemendagri mengusulkan Pagu Anggaran Tahun 2026 naik menjadi Rp7,8 triliun. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengusulkan Pagu Anggaran Tahun 2026 sebesar Rp7,8 triliun. Usulan ini naik 62,75% dibandingkan pagu alokasi anggaran 2025 sebesar Rp4,7 triliun.
Usulan ini disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat Raker bersama Komisi II DPR RI, Senin (15/9/2025).
"Untuk kemendagri tahun 2026 berdasarkan surat bersama Menkeu, Menteri PPN/Bappenas, tanggal 24 Juli 2025 ditetapkan pagu angaran Kemendagri sebesar Rp7,8 triliun," kata Tito dalam rapat.
Baca juga: Efisiensi Anggaran di Kemendagri, Ditjen Dukcapil dari Rp2,2 Triliun Menjadi Rp328 Miliar
Tito mengatakan, usulan ini mengalami kenaikan Rp4,55 triliun atau 140,43% dibandingkan pagu indikatif 2026 yaitu 3,24 triliun. Usulan anggaran ini juga naik 62,75% dibandingkan pagu alokasi anggaran 2025 sebesar Rp4,7 triliun.
Tito menilai, kenaikan pagu anggaran tahun depan akan diprioritaskan untuk kebutuhan belanja pegawai, operasional kantor, pembina dan pengawasan pemerintahan daerah, prioritas Presiden 2026, prioritas nasional TA 2026 dan belanja yang bersifat wajib dan tidak dapat ditunda.
Baca juga: Kemendagri dan BPJS Percepat Universal Coverage Jamsosnaker
"Atas kenaikan paku tersebut Atas nama Kemendagri saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas dukungan yang terhormat Pimpinan dan anggota Komisi II DPR RI," katanya.
Dari total usulan tersebut, sebanyak Rp1,8 triliun diperuntukan belanja operasional; sementara untuk belanja non-operasional sebesar Rp5,9 triliun.
Usulan ini disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat Raker bersama Komisi II DPR RI, Senin (15/9/2025).
"Untuk kemendagri tahun 2026 berdasarkan surat bersama Menkeu, Menteri PPN/Bappenas, tanggal 24 Juli 2025 ditetapkan pagu angaran Kemendagri sebesar Rp7,8 triliun," kata Tito dalam rapat.
Baca juga: Efisiensi Anggaran di Kemendagri, Ditjen Dukcapil dari Rp2,2 Triliun Menjadi Rp328 Miliar
Tito mengatakan, usulan ini mengalami kenaikan Rp4,55 triliun atau 140,43% dibandingkan pagu indikatif 2026 yaitu 3,24 triliun. Usulan anggaran ini juga naik 62,75% dibandingkan pagu alokasi anggaran 2025 sebesar Rp4,7 triliun.
Tito menilai, kenaikan pagu anggaran tahun depan akan diprioritaskan untuk kebutuhan belanja pegawai, operasional kantor, pembina dan pengawasan pemerintahan daerah, prioritas Presiden 2026, prioritas nasional TA 2026 dan belanja yang bersifat wajib dan tidak dapat ditunda.
Baca juga: Kemendagri dan BPJS Percepat Universal Coverage Jamsosnaker
"Atas kenaikan paku tersebut Atas nama Kemendagri saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas dukungan yang terhormat Pimpinan dan anggota Komisi II DPR RI," katanya.
Dari total usulan tersebut, sebanyak Rp1,8 triliun diperuntukan belanja operasional; sementara untuk belanja non-operasional sebesar Rp5,9 triliun.
(cip)
Lihat Juga :