Komdigi: Kabar Budi Gunawan Minta Kejagung Jemput Jokowi karena Korupsi Hoaks

Minggu, 14 September 2025 - 16:29 WIB
loading...
Komdigi: Kabar Budi...
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan kabar Budi Gunawan meminta Kejagung menjemput mantan Presiden Jokowi karena korupsi adalah hoaks. Foto/Dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Kabar Budi Gunawan meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) menjemput Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) karena korupsi beredar di media sosial. Isu tersebut langsung mendapat respons dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Melalui laman resmi Komdigi, disebutkan jika postingan tersebut tidak benar alias hoaks. "Faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar," bunyi keterangan tertulis di laman tersebut yang dikutip SindoNews, Minggu (14/9/2025).

Baca juga: Istana Sangkal Budi Gunawan Kena Reshuffle dari Menko Polkam Imbas Demo Ricuh

Berdasarkan tangkapan layar salah satu media massa, terdapat artikel berjudul “Budi Gunawan Meminta Kejaksaan Agung Jemput Paksa Jokowi Untuk Mempertanggung jawaban atas Korupsi Yang Dilakukannya Selama Dua Periode Menjabat” yang diunggah pada Jumat, 12 September 2025.



Namun dari hasil penelusuran ternyata artikel di atas telah mengubah naskah berita aslinya yang berjudul "Publik Berhak Tahu Alasan Pencopotan Budi Gunawan".

Dalam naskah tersebut, tidak dibahas adanya permintaan mantan Budi Gunawan pada Jaksa Agung untuk menangkap mantan Presiden Jokowi karena korupsi selama dua periode. Artikel di media massa tersebut membahas pernyataan politikus PSI Sugeng Teguh Santoso terkait alasan pencopotan Budi Gunawan dari kabinet.

Baca juga: Jabat Menko Polkam Ad Interim, Sjafrie Sjamsoeddin Apresiasi Kinerja Budi Gunawan

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih. Salah satu menteri yang terkena pergantian adalah Budi Gunawan yang saat itu menjabat sebagai Menko Polkam.

Saat ini, jabatan yang ditinggalkan diisi oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin. Dia menjabat sebagai Menko Polkam Ad Interim sampai ada orang yang ditunjuk Presiden Prabowo untuk menduduki jabatan tersebut.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved