Permasalahan dengan Ferry Irwandi Selesai, Kapuspen TNI: Tekad Kami Satu, Sama-sama Berjuang Menjaga Indonesia Tercinta
Minggu, 14 September 2025 - 12:11 WIB
loading...
A
A
A
Ferry mengaku telah melakukan komunikasi langsung via telepon dengan Kapuspen TNI Brigjen TNI (Mar) Freddy. "Saya sudah dihubungi via telpon dengan Kapuspen TNI bapak Brigjen TNI (Marinir) Freddy Ardianzah. Terjadi dialog antara saya dan beliau, yang intinya ada banyak kesalahpahaman di antara situasi ini,” ungkap Ferry.
Ferry mengatakan, dalam komunikasi lewat telepon itu Freddy meminta maaf langsung kepadanya. Ferry juga meminta maaf atas situasi yang terjadi dan menegaskan keyakinannya bahwa banyak prajurit TNI yang masih berkomitmen melindungi rakyat.
"Beliau meminta maaf atas situasi yang terjadi kepada saya dan yang harus saya hadapi, begitu juga sebaliknya, saya juga sudah meminta maaf atas situasi yang terjadi pada tubuh TNI saat ini. Banyak prajurit yang memang sangat mencintai negara ini dan melindungi warga negaranya saat ini, saya masih percaya itu," ujarnya.
Dengan adanya klarifikasi ini, Ferry memastikan dirinya tidak lagi menghadapi ancaman proses hukum dari TNI. Dia pun mengajak publik untuk kembali fokus pada tuntutan utama, yakni memperjuangkan nasib aktivis yang masih ditangkap dan belum diketahui nasibnya pascademonstrasi yang berakhir ricuh beberapa waktu lalu.
Ferry mengatakan, dalam komunikasi lewat telepon itu Freddy meminta maaf langsung kepadanya. Ferry juga meminta maaf atas situasi yang terjadi dan menegaskan keyakinannya bahwa banyak prajurit TNI yang masih berkomitmen melindungi rakyat.
"Beliau meminta maaf atas situasi yang terjadi kepada saya dan yang harus saya hadapi, begitu juga sebaliknya, saya juga sudah meminta maaf atas situasi yang terjadi pada tubuh TNI saat ini. Banyak prajurit yang memang sangat mencintai negara ini dan melindungi warga negaranya saat ini, saya masih percaya itu," ujarnya.
Dengan adanya klarifikasi ini, Ferry memastikan dirinya tidak lagi menghadapi ancaman proses hukum dari TNI. Dia pun mengajak publik untuk kembali fokus pada tuntutan utama, yakni memperjuangkan nasib aktivis yang masih ditangkap dan belum diketahui nasibnya pascademonstrasi yang berakhir ricuh beberapa waktu lalu.
(zik)
Lihat Juga :