Gatot Nurmantyo Masuk Bursa Calon Menko Polkam, Untungkan Prabowo karena Bermasalah dengan Jokowi

Sabtu, 13 September 2025 - 23:45 WIB
loading...
Gatot Nurmantyo Masuk...
Mantan Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo dikabarkan masuk dalam bursa calon Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Foto/SIndoNews
A A A
JAKARTA - Mantan Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo dikabarkan masuk dalam bursa calon Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Gatot disebut-sebut akan menduduki jabatan yang ditinggalkan Budi Gunawan menyusul reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.

Pengamat Politik dan Militer Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting menilai, masuknya nama Gatot Nurmantyo dalam bursa calon Menko Polkam merupakan hal yang sah-sah saja. Apalagi, hubungan Prabowo dengan Gatot Nurmantyo selama ini tidak ada masalah.

Begitu pula hubungan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Gatot Nurmantyo juga enggak ada masalah. “Jadi sah-sah saja kalau nama Gatot masuk dalam nominasi Menko Polkam pengganti Budi Gunawan,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).

Baca juga: Riwayat Pendidikan Jenderal Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI di Era Joko Widodo

Hanya saja, kata dia, hubungan Gatot Nurmantyo dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bermasalah. Sebab karena Gatot Nurmantyo dicopot sebelum waktu pensiunnya tiba.

”Apalagi kemudian kalau melihat pomeo politik, musuhmu adalah kawan ku, maka Gatot berseberangan dengan Jokowi dan bagi Prabowo ya menguntungkan. Tapi untuk menjadi Menko Polkam tidak ya,” katanya.

Dia memprediksi, Prabowo kemungkinan akan memilih lingkaran terdekatnya untuk menduduki jabatan Menko Polkam, sementara Gatot Nurmantyo bukan bagian dari timnya pada saat Pilpres 2024. Posisi Gatot Nurmantyo tidak menunjukkan keberpihakannya pada siapa pun. Walaupun ada kecenderungan ke Anies Baswedan.

Baca juga: Gatot Nurmantyo Dikabarkan Masuk Bursa Calon Menko Polkam, Bagaimana Peluangnya?

“Saya kira Prabowo tidak akan menjadikan Gatot Nurmantyo sebagai Menko Polkam apalagi Gatot dianggap tidak berkeringat. Prabowo sempat megnatakan, kalau bisa orang yang berkeringat masuk di dalamnya. Kalau Gatot bukan timnya ya tentu kecil kemungkinan dia akan menjadi Menko Polkam,” tegasnya.

Apalagi masih ada lingkaran dalam yang mendukung Prabowo dengan latar belakang militer seperti mantan KSAD Jenderal TNI Purnawirawan Dudung Abdurachman, Jenderal TNI (HOR) Agus Sutomo, dan Letjen TNI Purn Lodewijk Freidrich Paulus.

“Jadi kemungkinan lingkaran itu atau mereka yang punya hubungan baik dengan menteri paling dipercaya Prabowo yakni Sjafrie Sjamsoeddin. Saya kira Prabowo akan berkomunikasi juga dengan Sjafrie Sjamsoeddin untuk mencari figur yang pas, apalagi dalam kondisi seperti sekarang,” katanya.

“Menurut saya setidaknya dalam 2 bulan ini akan tetap dipegang oleh Sjafrie atau akan terus dirangkap. Hal ini karena melihat Prabowo sedang melakukan konsolidasi politik dan bagian dari politik keamanan ke depan,” ucapnya.

Meski begitu, Prabowo juga berpeluang mengambil pewira tinggi senior bintang empat TNI yang masih aktif seperti Jenderal TNI Agus Subiyanto, Laksamana TNI Muhammad Ali, atau Laksamana TNI Purnawirawan Marsetio.

“Kita lihat saja nanti apa keputusan dari Prabowo terhadap nama-nama potensial yang kemungkinan berasal dari lingkaran terdekat,” tandasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Balas Kunjungan Presiden...
Balas Kunjungan Presiden Lukashenko, Prabowo Bakal ke Belarus
Prabowo: Indonesia-Belarus...
Prabowo: Indonesia-Belarus Sepakat Mendukung Perdamaian dan Stabilitas Dunia
Prabowo dan Lukashenko...
Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Bilateral Indonesia-Belarus 2026-2030
Kapolri Anugerahi Medali...
Kapolri Anugerahi Medali Kehormatan ke Prabowo, Bukti Kuatnya Sinergi Pemerintah-Polri
Prabowo Terima Pulpen...
Prabowo Terima Pulpen Emas dari Lukashenko saat Bertemu di Istana Merdeka
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Presiden Prabowo Berikan...
Presiden Prabowo Berikan Bantuan Alat Drumben untuk SDN Tegalega Sukabumi
Rekomendasi
RCTI Rilis Sinetron...
RCTI Rilis Sinetron 'Terlanjur Mencintaimu', Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Siap Bikin Baper
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Berita Terkini
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
Infografis
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved