Gatot Nurmantyo Dikabarkan Masuk Bursa Calon Menko Polkam, Bagaimana Peluangnya?
Sabtu, 13 September 2025 - 21:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Akhir Kisah 5 Menteri di Kabinet Merah Putih
Dia berpendapat, hal itu terlihat tidak adanya kritik dari Gatot Nurmantyo sejak Prabowo disumpah menjadi Presiden pada 20 Oktober 2024 hingga saat ini.
Alasan kedua, kata Jamiluddin, selama menjadi Panglima TNI, Gatot Nurmantyo dinilai berhasil. TNI termasuk disenangi dan dipercaya masyarakat.
“Selain itu, Gatot juga punya prestasi baik di luar dan dalam negeri. Di luar negeri, mendapat penghargaan dari Amerika Serikat, Brunei Darussalam, Singapura, dan Malaysia,” imbuhnya.
Dari dalam negeri, kata dia, Gatot juga mendapat banyak penghargaan. “Jadi, kepemimpinan Gatot sangat diterima di luar dan dalam negeri. Karena itu, bila Gatot ditunjuk oleh Prabowo menjadi Menko Polkam, berpeluang akan diterima mayoritas rakyat Indonesia,” jelasnya.
Ketiga, selama menjadi Panglima TNI dan setelah pensiun, Gatot dekat dengan umat Islam, termasuk ormas Islam di Indonesia. Gatot juga dekat dengan ormas agama lainnya.
“Karena itu, Gatot bila menjadi Menko Polkam akan relatif diterima berbagai agama di Tanah Air. Hal ini akan membuat situasi kondusif di Tanah Air. Jadi, Gatot memang salah satu sosok yang dinilai tepat untuk mengisi pos Menko Polkam,” ungkapnya.
Dia berpendapat, hal itu terlihat tidak adanya kritik dari Gatot Nurmantyo sejak Prabowo disumpah menjadi Presiden pada 20 Oktober 2024 hingga saat ini.
Alasan kedua, kata Jamiluddin, selama menjadi Panglima TNI, Gatot Nurmantyo dinilai berhasil. TNI termasuk disenangi dan dipercaya masyarakat.
“Selain itu, Gatot juga punya prestasi baik di luar dan dalam negeri. Di luar negeri, mendapat penghargaan dari Amerika Serikat, Brunei Darussalam, Singapura, dan Malaysia,” imbuhnya.
Dari dalam negeri, kata dia, Gatot juga mendapat banyak penghargaan. “Jadi, kepemimpinan Gatot sangat diterima di luar dan dalam negeri. Karena itu, bila Gatot ditunjuk oleh Prabowo menjadi Menko Polkam, berpeluang akan diterima mayoritas rakyat Indonesia,” jelasnya.
Ketiga, selama menjadi Panglima TNI dan setelah pensiun, Gatot dekat dengan umat Islam, termasuk ormas Islam di Indonesia. Gatot juga dekat dengan ormas agama lainnya.
“Karena itu, Gatot bila menjadi Menko Polkam akan relatif diterima berbagai agama di Tanah Air. Hal ini akan membuat situasi kondusif di Tanah Air. Jadi, Gatot memang salah satu sosok yang dinilai tepat untuk mengisi pos Menko Polkam,” ungkapnya.
Lihat Juga :