Pengurus Baru Peradi SAI Dikukuhkan, Advokat Siap Naik Kelas
Sabtu, 13 September 2025 - 16:13 WIB
loading...
Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI) Masa Bakti 2025-2030 telah dilantik. Foto/Dok Peradi SAI
A
A
A
JAKARTA - Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia ( Peradi SAI ) Masa Bakti 2025-2030 telah dilantik di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jumat (12/9/2025). Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Peradi SAI Harry Ponto.
Pelantikan tersebut menindaklanjuti Musyawarah Nasional (Munas) Peradi SAI yang sukses di Bali pada 25-26 Juli 2025 yang menetapkan Harry Ponto sebagai ketua umum secara aklamasi. Sebanyak 213 advokat dari seluruh Indonesia kini resmi memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.
“Tema Bersatu Menjaga Integritas, Berkarya Menegakkan Keadilan adalah komitmen kolektif kami: menjaga kehormatan profesi, mengutamakan etika, dan hadir untuk penegakan hukum dan keadilan,” kata Harry Ponto.
Baca juga: Anggota Peradi SAI Diminta Selalu Kedepankan Penerapan e-Court
Harry menegaskan kepengurusan 2025-2030 akan menitikberatkan pada beberapa hal. Pertama, penguatan integritas dan etika profesi, melalui pembenahan sistem pembinaan dan pengawasan etik.
Kedua, peningkatan kualitas advokat lewat program pendidikan berkelanjutan. Ketiga, kolaborasi dan transformasi digital, termasuk pengembangan platform daring untuk layanan advokat yang transparan dan mudah diakses publik.
Keempat, kemitraan akademik, melalui PKPA (Pendidikan Khusus Profesi Advokat) dan riset bersama universitas untuk melahirkan advokat berstandar global.
Acara ini mendapat sambutan luas dari sejumlah kalangan. Ketua Mahkamah Konstitusi, Ketua Komisi III DPR, Kapolri, dan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung memberikan sambutan dan ucapan selamat melalui video.
Di luar kalangan hukum, ikut memberikan sambutan Ketua Umum Tim Pengerak PKK Tri Tito Karnavian, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, dan akademisi Rocky Gerung. Partisipasi mereka menegaskan peran strategis advokat sebagai salah satu pilar dalam menjaga supremasi hukum dan keadilan sosial.
“Kami ingin menunjukkan bahwa advokat Indonesia bukan hanya paham hukum, tetapi juga berkelas, modern, dan dihormati karena integritas serta profesionalismenya,” ujar Harry.
Pelantikan ini menandai awal konsolidasi nasional menuju organisasi advokat yang kuat secara moral, solid secara struktural, dan adaptif terhadap tantangan zaman, guna mewujudkan keadilan yang berpihak pada kepentingan publik.
“Kita ingin memperlihatkan bahwa advokat Indonesia bukan hanya paham hukum, tetapi juga mampu tampil sebagai pribadi yang berkelas, modern, dan dihormati karena integritas dan profesionalismenya,” ujar Harry Ponto dalam sambutannya.
Dirinya menekankan bahwa advokat harus mampu menjadi figur publik yang dipercaya, sekaligus garda terdepan dalam penegakan hukum yang adil dan beretika. Peradi SAI di bawah kepemimpinannya akan fokus pada reformasi organisasi, peningkatan kualitas advokat, serta pembenahan sistem pengawasan etik.
Peradi SAI bakal membangun sistem pembinaan dan pengawasan yang lebih efektif, mendorong kualitas dan etika, serta membuka ruang kolaborasi yang konstruktif antarprofesi hukum.
Pelantikan tersebut menindaklanjuti Musyawarah Nasional (Munas) Peradi SAI yang sukses di Bali pada 25-26 Juli 2025 yang menetapkan Harry Ponto sebagai ketua umum secara aklamasi. Sebanyak 213 advokat dari seluruh Indonesia kini resmi memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.
“Tema Bersatu Menjaga Integritas, Berkarya Menegakkan Keadilan adalah komitmen kolektif kami: menjaga kehormatan profesi, mengutamakan etika, dan hadir untuk penegakan hukum dan keadilan,” kata Harry Ponto.
Baca juga: Anggota Peradi SAI Diminta Selalu Kedepankan Penerapan e-Court
Harry menegaskan kepengurusan 2025-2030 akan menitikberatkan pada beberapa hal. Pertama, penguatan integritas dan etika profesi, melalui pembenahan sistem pembinaan dan pengawasan etik.
Kedua, peningkatan kualitas advokat lewat program pendidikan berkelanjutan. Ketiga, kolaborasi dan transformasi digital, termasuk pengembangan platform daring untuk layanan advokat yang transparan dan mudah diakses publik.
Keempat, kemitraan akademik, melalui PKPA (Pendidikan Khusus Profesi Advokat) dan riset bersama universitas untuk melahirkan advokat berstandar global.
Acara ini mendapat sambutan luas dari sejumlah kalangan. Ketua Mahkamah Konstitusi, Ketua Komisi III DPR, Kapolri, dan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung memberikan sambutan dan ucapan selamat melalui video.
Di luar kalangan hukum, ikut memberikan sambutan Ketua Umum Tim Pengerak PKK Tri Tito Karnavian, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, dan akademisi Rocky Gerung. Partisipasi mereka menegaskan peran strategis advokat sebagai salah satu pilar dalam menjaga supremasi hukum dan keadilan sosial.
“Kami ingin menunjukkan bahwa advokat Indonesia bukan hanya paham hukum, tetapi juga berkelas, modern, dan dihormati karena integritas serta profesionalismenya,” ujar Harry.
Pelantikan ini menandai awal konsolidasi nasional menuju organisasi advokat yang kuat secara moral, solid secara struktural, dan adaptif terhadap tantangan zaman, guna mewujudkan keadilan yang berpihak pada kepentingan publik.
“Kita ingin memperlihatkan bahwa advokat Indonesia bukan hanya paham hukum, tetapi juga mampu tampil sebagai pribadi yang berkelas, modern, dan dihormati karena integritas dan profesionalismenya,” ujar Harry Ponto dalam sambutannya.
Dirinya menekankan bahwa advokat harus mampu menjadi figur publik yang dipercaya, sekaligus garda terdepan dalam penegakan hukum yang adil dan beretika. Peradi SAI di bawah kepemimpinannya akan fokus pada reformasi organisasi, peningkatan kualitas advokat, serta pembenahan sistem pengawasan etik.
Peradi SAI bakal membangun sistem pembinaan dan pengawasan yang lebih efektif, mendorong kualitas dan etika, serta membuka ruang kolaborasi yang konstruktif antarprofesi hukum.
(rca)
Lihat Juga :