JK Ungkap Penyebab Konflik Aceh: Ketidakadilan Ekonomi
Kamis, 11 September 2025 - 16:16 WIB
loading...
A
A
A
"Tapi apa yang diperoleh masyarakat Aceh? Kecil dibandingkan kekayaan yang ada, tidak besar. Maka terjadilah suatu pikiran yang berakhir dengan konflik negara," ungkap JK.
Kendati demikian, JK mengatakan, persoalan yang memantik konflik Aceh merupakan adanya ketidakadilan ekonomi, bukan syariat. "Intinya, banyak orang katakan masalah syariat, tidak. Di MoU (Helsinki) kata syariat tidak ada. Karena itu bukan masalahnya dibanding dengan kondisi yang ada. Masalahnya karena ketimpangan ekonomi yang dirasakan masyarakat," kata JK.
Padahal, kata JK, gas dihasilkan luar biasa di Aceh pada waktu itu. Malah orang Aceh tidak banyak bekerja, banyak datang dari luar. "Jadi itu kemudian yang kita golkan ialah bagaimana perdamaian itu kita lakukan dan menciptakan keadilan masyarakat sehingga tumbuh kepercayaan kembali," ujarnya.
Kendati demikian, JK mengatakan, persoalan yang memantik konflik Aceh merupakan adanya ketidakadilan ekonomi, bukan syariat. "Intinya, banyak orang katakan masalah syariat, tidak. Di MoU (Helsinki) kata syariat tidak ada. Karena itu bukan masalahnya dibanding dengan kondisi yang ada. Masalahnya karena ketimpangan ekonomi yang dirasakan masyarakat," kata JK.
Padahal, kata JK, gas dihasilkan luar biasa di Aceh pada waktu itu. Malah orang Aceh tidak banyak bekerja, banyak datang dari luar. "Jadi itu kemudian yang kita golkan ialah bagaimana perdamaian itu kita lakukan dan menciptakan keadilan masyarakat sehingga tumbuh kepercayaan kembali," ujarnya.
(zik)
Lihat Juga :