Fraksi Gerindra Proses Pengunduran Diri Rahayu Saraswati Keponakan Prabowo dari DPR

Rabu, 10 September 2025 - 19:41 WIB
loading...
Fraksi Gerindra Proses...
Rahayu Saraswati. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Fraksi Partai Gerindra akan memproses pengunduran diri Rahayu Saraswati dari DPR RI. Hal itu dikatakan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Dasco mengaku baru mengetahui terkait pengunduran diri keponakan Prabowo tersebut. Dasco telah berkomunikasi dengan Fraksi Gerindra di DPR RI.

"Tadi fraksi sudah menyatakan bahwa pengunduran diri tersebut akan diproses lewat Mahkamah Partai," kata Dasco kepada wartawan, Rabu (10/9/2025).

Wakil Ketua DPR RI itu belum bisa merespons lebih jauh terkait keputusan Rahayu Saraswati tersebut. Dia akan mempelajari alasan yang membuatnya mundur dari jabatannya. "Selebihnya saya belum bisa komentar karena saya masih harus mempelajarinya," ujarnya.

Baca Juga: Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo Mengundurkan Diri sebagai Anggota DPR

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Rahayu Saraswati memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Sikap itu disampaikan Sara melalui tayangan video yang diunggah di akun instagram pribadinya @rahayusaraswati.

"Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI kepada fraksi Partai Gerindra," kata Sara dalam pernyataannya.

Langkah ini diambil menyusul pernyataannya yang menyebut rakyat yang meminta lapangan kerja bermental kolonial. Pernyataan itu sontak mengundang reaksi di jagat media sosial.

Dia menjelaskan kembali bahwa pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah podcast yang ditayangkan di channel youtube pada 28 Februari 2025. Dalam podcast itu, dia berbicara dengan pembawa acara sekitar 42 menit yang diangkat dalam judul 'Rahayu Saraswati kupas isu perempuan hingga kolaborasi ekonomi kreatif'.

"Bagi masyarakat yang ingin mengetahui apa saja yang saya sampaikan secara menyeluruh, silakan menonton agar mendapatkan konteks dari apa yang saya sampaikan," ujarnya.

Kata dia, pernyataan itu diambil sepenggal oleh pihak-pihak yang ingin menyulutkan api amarah masyarakat. Keponakan Presiden Prabowo Subianto itu menegaskan bahwa tidak ada maksud maupun tujuan dari dirinya untuk meremehkan, bahkan merendahkan upaya dan usaha yang dilakukan oleh masyarakat, terutama anak-anak muda yang ingin berusaha tetapi menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan.



Sara mengaku paham bahwa memulai usaha tidaklah mudah. Namun, ia menyadari bahwa dirinya memiliki privilege yang sangat besar dan keluarga termasuk suami yang mendukungnya berusaha.

Ia menegaskan kembali pernyataan itu niatnya ingin mendorong entrepreneurship, terutama di zaman transformasi digital yang membuka peluang seluas-luasnya di dunia ekonomi kreatif.

"Saya paham bahwa kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak, terutama yang saat ini masih berjuang untuk menghidupi keluarganya, bahkan untuk masih bisa bertahan hidup. Kesalahan sepenuhnya ada di saya. Oleh sebab itu, melalui pesan ini, saya ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ucapan dan kesalahan saya," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Hasil Lawatan dari Prancis,...
Hasil Lawatan dari Prancis, Prabowo Bawa Oleh-oleh Kerja Sama Rp61,25 Triliun
Rekomendasi
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Berita Terkini
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved