Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo Mengundurkan Diri sebagai Anggota DPR
Rabu, 10 September 2025 - 19:33 WIB
loading...
Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra, Rahayu Saraswati memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra, Rahayu Saraswati memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Sikap itu disampaikan Sara melalui tayangan video yang diunggah di akun instagram pribadinya @rahayusaraswati.
"Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI kepada Fraksi Partai Gerindra," kata Sara dalam pernyataannya, Rabu (10/9/2025).
Langkah ini diambil menyusul pernyataannya yang menyebut rakyat yang meminta lapangan kerja bermental kolonial. Pernyataan itu sontak mengundang reaksi di jagat media sosial.
Baca juga: Keponakan Prabowo Ungkap Prostitusi di IKN untuk Layani Tukang hingga ASN
Rahayu menjelaskan pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah podcast yang ditayangkan di channel YouTube pada 28 Februari 2025. Dalam podcast itu, dia berbicara dengan pembawa acara sekitar 42 menit yang diangkat dalam judul “Rahayu Saraswati Kupas Isu Perempuan hingga Kolaborasi Ekonomi Kreatif”.
"Bagi masyarakat yang ingin mengetahui apa saja yang saya sampaikan secara menyeluruh, silahkan menonton agar mendapatkan konteks dari apa yang saya sampaikan," ujarnya.
Baca juga: PP GPI Dorong Rahayu Saraswati Jadi Pemersatu Pemuda
Kendati demikian, kata dia, pernyataan itu diambil sepenggal oleh pihak-pihak yang ingin menyulutkan api amarah masyarakat. Keponakan Presiden Prabowo Subianto itu menegaskan tidak ada maksud maupun tujuan dari dirinya untuk meremehkan, bahkan merendahkan upaya dan usaha yang dilakukan oleh masyarakat, terutama anak-anak muda yang ingin berusaha tetapi menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan.
Sara mengaku paham memulai usaha tidaklah mudah. Namun, ia menyadari bahwa dirinya memiliki privilege yang sangat besar dan keluarga termasuk suami yang mendukungnya berusaha. Rahayu menegaskan kembali pernyataan itu niatnya ingin mendorong entrepreneurship, terutama di zaman transformasi digital yang membuka peluang seluas-luasnya di dunia ekonomi kreatif.
"Saya paham bahwa kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak, terutama yang saat ini masih berjuang untuk menghidupi keluarganya, bahkan untuk masih bisa bertahan hidup. Kesalahan sepenuhnya ada di saya. Oleh sebab itu, melalui pesan ini, saya ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ucapan dan kesalahan saya," pungkasnya.
"Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI kepada Fraksi Partai Gerindra," kata Sara dalam pernyataannya, Rabu (10/9/2025).
Langkah ini diambil menyusul pernyataannya yang menyebut rakyat yang meminta lapangan kerja bermental kolonial. Pernyataan itu sontak mengundang reaksi di jagat media sosial.
Baca juga: Keponakan Prabowo Ungkap Prostitusi di IKN untuk Layani Tukang hingga ASN
Rahayu menjelaskan pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah podcast yang ditayangkan di channel YouTube pada 28 Februari 2025. Dalam podcast itu, dia berbicara dengan pembawa acara sekitar 42 menit yang diangkat dalam judul “Rahayu Saraswati Kupas Isu Perempuan hingga Kolaborasi Ekonomi Kreatif”.
"Bagi masyarakat yang ingin mengetahui apa saja yang saya sampaikan secara menyeluruh, silahkan menonton agar mendapatkan konteks dari apa yang saya sampaikan," ujarnya.
Baca juga: PP GPI Dorong Rahayu Saraswati Jadi Pemersatu Pemuda
Kendati demikian, kata dia, pernyataan itu diambil sepenggal oleh pihak-pihak yang ingin menyulutkan api amarah masyarakat. Keponakan Presiden Prabowo Subianto itu menegaskan tidak ada maksud maupun tujuan dari dirinya untuk meremehkan, bahkan merendahkan upaya dan usaha yang dilakukan oleh masyarakat, terutama anak-anak muda yang ingin berusaha tetapi menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan.
Sara mengaku paham memulai usaha tidaklah mudah. Namun, ia menyadari bahwa dirinya memiliki privilege yang sangat besar dan keluarga termasuk suami yang mendukungnya berusaha. Rahayu menegaskan kembali pernyataan itu niatnya ingin mendorong entrepreneurship, terutama di zaman transformasi digital yang membuka peluang seluas-luasnya di dunia ekonomi kreatif.
"Saya paham bahwa kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak, terutama yang saat ini masih berjuang untuk menghidupi keluarganya, bahkan untuk masih bisa bertahan hidup. Kesalahan sepenuhnya ada di saya. Oleh sebab itu, melalui pesan ini, saya ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ucapan dan kesalahan saya," pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :