Profil Brigjen Juinta Omboh Sembiring, Dansatsiber Mabes TNI yang Konsultasi Dugaan Pidana Ferry Irwandi ke Polda Metro Jaya
Rabu, 10 September 2025 - 07:30 WIB
loading...
Dansatsiber Mabes TNI Brigjen Juinta Omboh (JO) Sembiring (tengah) melakukan konsultasi dugaan tindak pidana yang dilakukan CEO Malaka Project Ferry Irwandi ke Polda Metro Jaya, belum lama ini. Foto: Riyan Rizki Roshali
A
A
A
JAKARTA - Dansatsiber Mabes TNI Brigjen Juinta Omboh (JO) Sembiring melakukan konsultasi dugaan tindak pidana yang dilakukan CEO Malaka Project Ferry Irwandi ke Polda Metro Jaya, belum lama ini. Sayangnya, jenderal bintang 1 itu belum menjelaskan secara rinci dugaan pidana apa yang dilakukan Ferry.
“Konsultasi kami ini terkait temuan beberapa fakta-fakta dugaan tindak pidana yang dilakukan saudara Ferry Irwandi,” kata JO Sembiring di Polda Metro Jaya, Senin (8/9/2025).
Baca juga: Profil Ferry Irwandi, CEO Malaka Project yang Diperbincangkan Dansatsiber Mabes TNI di Polda Metro Jaya
Menanggapi itu, Ferry mengaku belum mengetahui soal dugaan tindak pidana seperti apa yang dituduhkan terhadap dirinya. “Saya belum tahu apa-apa,” ucapnya.
Di balik itu, ada yang menarik dikupas mengenai sosok Brigjen Juinta Omboh Sembiring yang namanya ramai diperbincangkan di khalayak luas. JO Sembiring menjabat Dansatsiber Mabes TNI sejak 3 Januari 2025.
Dia pernah menempati banyak posisi strategis di TNI yakni Danyon 33 Grup 3 Sandhi Yudha (2010-2012), Dansat Intel Kopassus (2012-2013), Dandim 1714/Puncak Jaya (2013), dan Kabag Lat Rindam XVII/Cenderawasih (2013-2014).
Kemudian, Kapen Kopassus (2014), Wadan Grup 3/Sandhi Yudha (2014-2015), Dan Grup 3/Sandhi Yudha (2015), Pamen Ahli Danjen Kopassus Bidang Nubika (2017-2019), Asintel Kasdam XVII/Cenderawasih (2019-2020), serta Danrem 172/Praja Wira Yakthi (2022-2023).
JO Sembiring juga pernah bergabung dalam Operasi Seroja dan Operasi Damai Cartenz. Tak heran, pada tahun 2022 dia mendapat piagam penghargaan KSAD karena terlibat dalam kegiatan penyelidikan dan penangkapan Kelompok Separatis Terorisme Papua (KSTP).
“Konsultasi kami ini terkait temuan beberapa fakta-fakta dugaan tindak pidana yang dilakukan saudara Ferry Irwandi,” kata JO Sembiring di Polda Metro Jaya, Senin (8/9/2025).
Baca juga: Profil Ferry Irwandi, CEO Malaka Project yang Diperbincangkan Dansatsiber Mabes TNI di Polda Metro Jaya
Menanggapi itu, Ferry mengaku belum mengetahui soal dugaan tindak pidana seperti apa yang dituduhkan terhadap dirinya. “Saya belum tahu apa-apa,” ucapnya.
Di balik itu, ada yang menarik dikupas mengenai sosok Brigjen Juinta Omboh Sembiring yang namanya ramai diperbincangkan di khalayak luas. JO Sembiring menjabat Dansatsiber Mabes TNI sejak 3 Januari 2025.
Jenderal Kopassus
Jenderal jebolan Akademi Militer (Akmil) 1995 ini berpengalaman dalam Infanteri (Kopassus) dan lama menghabiskan masa dinasnya di Korps Baret Merah. Jabatan terakhir JO Sembiring yakni Pa Sahli KSAD Tk II Bidang Sosbud.Dia pernah menempati banyak posisi strategis di TNI yakni Danyon 33 Grup 3 Sandhi Yudha (2010-2012), Dansat Intel Kopassus (2012-2013), Dandim 1714/Puncak Jaya (2013), dan Kabag Lat Rindam XVII/Cenderawasih (2013-2014).
Kemudian, Kapen Kopassus (2014), Wadan Grup 3/Sandhi Yudha (2014-2015), Dan Grup 3/Sandhi Yudha (2015), Pamen Ahli Danjen Kopassus Bidang Nubika (2017-2019), Asintel Kasdam XVII/Cenderawasih (2019-2020), serta Danrem 172/Praja Wira Yakthi (2022-2023).
JO Sembiring juga pernah bergabung dalam Operasi Seroja dan Operasi Damai Cartenz. Tak heran, pada tahun 2022 dia mendapat piagam penghargaan KSAD karena terlibat dalam kegiatan penyelidikan dan penangkapan Kelompok Separatis Terorisme Papua (KSTP).
(jon)
Lihat Juga :