Keluarga Alumni ITB Minta Purbaya Pengganti Sri Mulyani Harus Visioner

Selasa, 09 September 2025 - 16:57 WIB
loading...
Keluarga Alumni ITB...
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menerima memori jabatan dari Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih 2024-2025 Sri Mulyani dalam acara serah terima jabatan di Kementerian Ekonomi, Jakarta, Selasa (9/9/2025). Foto: Aldhi Chandra Setiawan
A A A
JAKARTA - Keluarga Alumni Program Studi Ilmu Keuangan Institut Teknologi Bandung (PSIK-ITB) mengomentari reshuffle kabinet utamanya terhadap jabatan Menteri Keuangan (Menkeu). Diketahui, Presiden Prabowo Subianto melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menkeu menggantikan Sri Mulyani Indrawati (SMI) kemarin.

Keluarga Alumni PSIK-ITB meminta Purbaya pengganti Sri Mulyani harus visioner. Keluarga Alumni PSIK-ITB menilai pergantian Menkeu tersebut sebagai upaya pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% per tahun.

Mereka yakin target itu bisa tercapai hanya bisa terwujud jika Menkeu yang terpilih memiliki kombinasi kapasitas teknis, keberanian politik, dan integritas yang kuat. “Target pertumbuhan ekonomi 8% tidak bisa dicapai hanya dengan kebijakan biasa-biasa saja. Diperlukan Menteri Keuangan yang visioner, berani, sekaligus memiliki rekam jejak integritas yang kuat,” ujar Ketua Keluarga Alumni PSIK-ITB Lutfi Alkatiri dalam keterangan resminya, Selasa (9/9/2025).

Keluarga Alumni ITB Minta Purbaya Pengganti Sri Mulyani Harus Visioner


Baca juga: Reshuffle Menteri Keuangan: Perbedaan Visi Ekonomi hingga Respons Pasar



Alumni PSIK-ITB menekankan bahwa Menkeu ke depan harus menguasai kebijakan fiskal dan makroekonomi secara mendalam, termasuk APBN, defisit, pembiayaan, dan pajak. Selain itu, pengelolaan utang juga harus sehat dengan menjaga rasio utang di bawah 40% dari PDB, namun tetap memberi ruang bagi investasi produktif.

Dari sisi keberanian, Menkeu dituntut untuk melakukan reformasi perpajakan dengan memperluas basis pajak hingga mendorong digitalisasi sistem perpajakan. Belanja negara juga perlu diarahkan ke sektor produktif seperti infrastruktur, pendidikan, riset, dan kesehatan.

“Menteri Keuangan harus berani mengubah pola lama yang kurang produktif. Anggaran jangan tersendat di tengah jalan, birokrasi harus direformasi agar realisasi belanja bisa lebih cepat,” pungkasnya.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle kabinet. Empat menteri dan satu orang wakil menteri dilantik Presiden Prabowo kemarin di Istana Negara, Jakarta.

Mereka yang dilantik adalah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pengganti Sri Mulyani, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin pengganti Abdul Kadir Karding.

Kemudian, Menteri Koperasi Ferry Juliantono pengganti Budi Arie Setiadi, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, dan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak.

Kursi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) masih kosong karena pengganti Dito Ariotedjo masih berada di luar kota, sehingga tidak dilantik pada sore kemarin.

Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menjadi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) ad interm pengganti Budi Gunawan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Rekomendasi
Resepsi Jennifer Coppen...
Resepsi Jennifer Coppen dan Justin Hubner Curi Perhatian, Tema Kartu Remi Bikin Salfok
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Berita Terkini
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved