Reshuffle Kabinet Dianggap Tepat, Masyarakat Ingin Ada Perubahan
Selasa, 09 September 2025 - 08:25 WIB
loading...
Empat jabatan menteri dan satu wakil menteri Kabinet Merah Putih dilantik di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 September 2025. Foto/BPMI Setpres
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum PAN Saleh Partaonan Daulay menilai langkah Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet sudah tepat. Sebab, kata dia, masyarakat saat ini ingin adanya perubahan.
Saleh mengatakan, reshuffle kabinet merupakan hak Presiden Prabowo. Ia berkata, reshuffle itu dilakukan berdasarkan kebutuhan dan hasil evaluasi para menteri Kabinet Merah Putih.
"Reshuffle adalah hak prerogatif presiden. Hak itu boleh dipergunakan dan dipakai kapan saja. Semua tergantung pada kebutuhan dan hasil evaluasi presiden," kata Saleh dalam keterangannya yang dikutip, Selasa (9/9/2025).
Baca juga: Reshuffle Kabinet Jadi Pembelajaran Politik, Menteri Diingatkan Jangan Main-main dengan Mandat Rakyat
Kendati demikian, Saleh menegaskan, PAN menghormati keputusan reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo. Ia berharap, reshuffle kabinet bisa membawa perubahan signifikan dalam kinerja pemerintah, terutama dalam hal memenuhi tuntutan masyarakat.
"Masyarakat sekarang ingin ada perubahan. Mereka ingin semua lebih baik. Pemerintah diminta memprioritaskan ekonomi, sosial, politik, hukum, pendidikan, kesehatan, dan lapangan pekerjaan," ucap Saleh.
Baca juga: Reshuffle Kabinet, Langkah Strategis Prabowo Pulihkan Kepercayaan Rakyat
"PAN yakin bahwa kebijakan reshuffle yang dilakukan sudah tepat. PAN berharap agar semua menteri baru bisa segera melaksanakan arahan dan petunjuk presiden," tambahnya.
Meski demikian, Saleh menilai, perubahan itu tidaklah mudah. Namun, ia meyakini, para menteri baru dapat membawa perubahan. "Mereka adalah orang pilihan. Dipilih oleh presiden untuk membantu dalam melayani masyarakat," kata Saleh.
Namun, Ketua Komisi VII DPR ini meminta, semua pihak dapat memberikan ruang dan waktu bagi para menteri baru untuk bekerja. "Semua kekuatan yang ada diharapkan dapat membantu. Silahkan memberikan saran dan masukan yang dinilai perlu sebagai bahan bagi mereka untuk bekerja," pungkasnya.
Baca juga: Reshuffle Kabinet Hari Ini untuk Bersihkan Orang-orang Jokowi, Mensesneg: Nggak Ada
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle kabinet. Empat menteri dan satu orang wakil menteri dilantik Presiden Prabowo kemarin di Istana Negara, Jakarta.
Mereka yang dilantik adalah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pengganti Sri Mulyani, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin pengganti Abdul Kadir Karding.
Kemudian, Menteri Koperasi Ferry Juliantono pengganti Budi Arie Setiadi, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, dan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak.
Sedangkan pejabat definitif pengganti Budi Gunawan untuk kursi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) belum ditunjuk oleh presiden. Status Menko Polkam sekarang Ad Interim.
Adapun kursi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) masih kosong karena pengganti Dito Ariotedjo masih berada di luar kota, sehingga tidak dilantik pada sore kemarin.
Saleh mengatakan, reshuffle kabinet merupakan hak Presiden Prabowo. Ia berkata, reshuffle itu dilakukan berdasarkan kebutuhan dan hasil evaluasi para menteri Kabinet Merah Putih.
"Reshuffle adalah hak prerogatif presiden. Hak itu boleh dipergunakan dan dipakai kapan saja. Semua tergantung pada kebutuhan dan hasil evaluasi presiden," kata Saleh dalam keterangannya yang dikutip, Selasa (9/9/2025).
Baca juga: Reshuffle Kabinet Jadi Pembelajaran Politik, Menteri Diingatkan Jangan Main-main dengan Mandat Rakyat
Kendati demikian, Saleh menegaskan, PAN menghormati keputusan reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo. Ia berharap, reshuffle kabinet bisa membawa perubahan signifikan dalam kinerja pemerintah, terutama dalam hal memenuhi tuntutan masyarakat.
"Masyarakat sekarang ingin ada perubahan. Mereka ingin semua lebih baik. Pemerintah diminta memprioritaskan ekonomi, sosial, politik, hukum, pendidikan, kesehatan, dan lapangan pekerjaan," ucap Saleh.
Baca juga: Reshuffle Kabinet, Langkah Strategis Prabowo Pulihkan Kepercayaan Rakyat
"PAN yakin bahwa kebijakan reshuffle yang dilakukan sudah tepat. PAN berharap agar semua menteri baru bisa segera melaksanakan arahan dan petunjuk presiden," tambahnya.
Meski demikian, Saleh menilai, perubahan itu tidaklah mudah. Namun, ia meyakini, para menteri baru dapat membawa perubahan. "Mereka adalah orang pilihan. Dipilih oleh presiden untuk membantu dalam melayani masyarakat," kata Saleh.
Namun, Ketua Komisi VII DPR ini meminta, semua pihak dapat memberikan ruang dan waktu bagi para menteri baru untuk bekerja. "Semua kekuatan yang ada diharapkan dapat membantu. Silahkan memberikan saran dan masukan yang dinilai perlu sebagai bahan bagi mereka untuk bekerja," pungkasnya.
Baca juga: Reshuffle Kabinet Hari Ini untuk Bersihkan Orang-orang Jokowi, Mensesneg: Nggak Ada
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle kabinet. Empat menteri dan satu orang wakil menteri dilantik Presiden Prabowo kemarin di Istana Negara, Jakarta.
Mereka yang dilantik adalah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pengganti Sri Mulyani, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin pengganti Abdul Kadir Karding.
Kemudian, Menteri Koperasi Ferry Juliantono pengganti Budi Arie Setiadi, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, dan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak.
Sedangkan pejabat definitif pengganti Budi Gunawan untuk kursi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) belum ditunjuk oleh presiden. Status Menko Polkam sekarang Ad Interim.
Adapun kursi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) masih kosong karena pengganti Dito Ariotedjo masih berada di luar kota, sehingga tidak dilantik pada sore kemarin.
(rca)
Lihat Juga :