Emrus Sihombing: Kritik ke Deddy Sitorus Harus Logis dan Ilmiah
Rabu, 03 September 2025 - 16:03 WIB
loading...
A
A
A
Dengan mengembalikan parameter perbandingan pada standar yang benar, Emrus menilai polemik bisa ditarik dari ruang emosional menuju perdebatan yang jernih dan berbasis data. “Untuk itulah, mari kita berpikir jernih dan logis. Lakukan perbandingan tentang apa pun berdasarkan prinsip setara agar ilmiah,” pungkasnya.
Sebelumnya, Anggota DPR Fraksi PDIP Deddy Sitorus angkat bicara mengenai pernyataannya dalam program televisi yang dipotong dan viral di media sosial terkait rakyat jelata. Dia menuding pembawa acara program sebuah TV swasta melakukan provokasi dengan membandingkan gaji DPR dengan rakyat dan gaji UMR.
Deddy pun mengungkapkan program TV swasta tersebut videonya dipotong seperti kasus Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
“Saya bilang ya tidak bisa dibandingkan begitu, kalau mau dibandingkan ya dengan sesama lembaga negara. Misalnya dengan kementerian, KPK, BPK, dan lain-lain. Ehh malah dipotong 20 detik sehingga kesannya jadi perbandingan derajat dan status. Kan keterlaluan, persis kaya kasus Ahok dulu. Diskusi itu pun terjadi Oktober 2024, tiba-tiba diangkat sekarang untuk menyerang saya,” kata Deddy Sitorus kepada SindoNews.
Sebelumnya, Anggota DPR Fraksi PDIP Deddy Sitorus angkat bicara mengenai pernyataannya dalam program televisi yang dipotong dan viral di media sosial terkait rakyat jelata. Dia menuding pembawa acara program sebuah TV swasta melakukan provokasi dengan membandingkan gaji DPR dengan rakyat dan gaji UMR.
Deddy pun mengungkapkan program TV swasta tersebut videonya dipotong seperti kasus Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
“Saya bilang ya tidak bisa dibandingkan begitu, kalau mau dibandingkan ya dengan sesama lembaga negara. Misalnya dengan kementerian, KPK, BPK, dan lain-lain. Ehh malah dipotong 20 detik sehingga kesannya jadi perbandingan derajat dan status. Kan keterlaluan, persis kaya kasus Ahok dulu. Diskusi itu pun terjadi Oktober 2024, tiba-tiba diangkat sekarang untuk menyerang saya,” kata Deddy Sitorus kepada SindoNews.
(rca)
Lihat Juga :