Desak Pengusutan Kematian Arya Daru, Kuasa Hukum Keluarga Kirim Surat ke Komisi III DPR

Rabu, 03 September 2025 - 12:37 WIB
loading...
Desak Pengusutan Kematian...
Kuasa hukum keluarga mendiang diplomat Arya Daru Pangayunan (ADP) melayangkan surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) ke Komisi III DPR, Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto/Achmad Al Fiqri
A A A
JAKARTA - Kuasa hukum keluarga mendiang diplomat Arya Daru Pangayunan (ADP) melayangkan surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) ke Komisi III DPR, Jakarta. Langkah itu ditujukan untuk mengusut kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang tewas mengenaskan tersebut.

"Kami baru selesai menghadap ketua Komisi III, Bapak Dr. Habiburokhman dan kami menyampaikan surat permohonan RDP yang di Komisi III dalam rangka difasilitasi untuk mengungkap kasus kematian misterius dari almarhum Arya Daru," kata kuasa hukum keluarga ADP, Nicolay Aprilindo usai mengantar surat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (3/9/2025).

Baca juga: Kapolri Respons Permintaan Keluarga Arya Daru: Mabes Polri Siap Beri Pendampingan

Nicolay pun menyerahkan sepenuhnya penyelenggaraan RDP itu ke Komisi III DPR. Ia menyatakan, pihaknya senantiasa siap untuk menghadiri RDP tersebut.



"Untuk tanggalnya itu nanti diagendakan oleh mereka, memang tidak langsung dikatakan tanggal sekian, tapi itu diagendakan," kata Nicolay.

Nicolay berharap, penyelenggaraan RDP bisa dugelar dalam waktu dekat. Ia pun meyakini, komisi hukum DPR RI ini bisa mengagendakan secara cepat pelaksanaan RDP tersebut

"Karena saya sudah beberapa kali, selaku penasihat hukum juga meminta RDP, dan itu diladeni dan ditanggapi dengan baik dan itu waktunya cukup cepat juga," katanya.

Lebih lanjut, Nicolay menyampaikan, pihaknya turut menyampaikan sejumlah kejanggalan kematian ADP secara lisan dan tertulis ke Komisi III DPR. Hal itu dilakukan lantaran pihak keluarga masih meyakini ADP tewas karena dibunuh dengan terencana, bukan bunuh diri.

Baca juga: Keluarga Almarhum Arya Danu Minta Bantuan TNI, Kapuspen: Panglima Belum Terima Informasi

"Karena kami yakini, sampai dengan detik ini, bahwa kematian misterius dari almarhum Aryadharu itu bukan tidak melibatkan pihak lain alias bunuh diri, tapi ini adalah pembunuhan berencana," ujar Nicolay.

"Saya sekali lagi katakan, ini pembunuhan berencana. Yang direncanakan sedemikian rapi, sedemikian rupa, sedemikian sempurna dan hampir sempurna, tapi ada yang tercecer, karena kejahatan tidak selamanya sempurna," pungkasnya.

Keyakininan itu dilandasi lantaran ADP tewas secara janggal, seperti ditemukan banyak luka memar dan lebam. "Memudian dibungkus plastik terlebih dahulu, dililit sedemikian rupa rapinya, diselimuti," tuturnya.

"Masa orang bunuh diri, dia lukain tubuhnya, dia plastikin kepalanya, dililit kepalanya dengan lakban, dia selimuti baru dia mati. Tanda tanya kan? Jadi kami yakin seribu persen, bukan 100 persen, bahwa ini pembunuhan berencana, yang direncanakan," pungkas Nicolay.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Rekomendasi
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
YHK Junior Padel Championship...
YHK Junior Padel Championship 2026 Jadi Ajang Lahirnya Atlet Muda Indonesia
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved