Mathla’ul Anwar Tolak Segala Bentuk Anarkisme: Jaga Persatuan Bangsa!

Selasa, 02 September 2025 - 16:07 WIB
loading...
Mathla’ul Anwar Tolak...
Ketua Umum PB Mathalul Anwar, KH Embay Mulya Syarief menolak segala bentuk tindakan kekerasan dan perusakan fasilitas umum karena bertentangan dengan nilai ajaran Islam dan prinsip kebangsaan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Demonstrasi bergelombang yang terjadi beberapa hari terakhir di Indonesia menimbulkan dampak yang luar biasa bagi kehidupan sosial kemasyarakatan. Apalagi demo ricuh itu diwarnai aksi anarki yang merusak berbagai fasilitas umum, bahkan menimbulkan korban jiwa.

Ketua Umum PB Mathalul Anwar, KH Embay Mulya Syarief mengungkapkan bahwa para tokoh bangsa memiliki keprihatinan yang mendalam terhadap kondisi sosial di masyarakat. Haji Embay, sapaan khasnya menyatakan bahwa Mathla’ul Anwar menolak segala bentuk tindakan kekerasan dan perusakan fasilitas umum karena bertentangan dengan nilai ajaran Islam dan prinsip kebangsaan.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Fasum Rusak Dampak Demo Ricuh Segera Diperbaiki

“Menyampaikan aspirasi itu sudah dijamin oleh undang-undang, tidak ada masalah. Namun jangan sampai terjadinya kekerasan, kerusuhan. Ini yang kita sayangkan,” ucap Haji Embay, Selasa (2/9/2025).



Dia menegaskan anarkisme tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apapun. Islam mengajarkan amar ma’ruf nahi munkar dengan cara yang damai, santun, dan menjunjung tinggi hukum. Menurutnya, narasi dan provokasi yang tersebar di media sosial sudah cukup meresahkan.

Adanya hasutan rasisme, penjarahan, dan ekstremisme yang mengarah kepada terorisme perlu diwaspadai. Jangan sampai masyarakat terpancing, merusak fasilitas umum dan memperkeruh suasana.

Sepatutnya, Haji Embay menekankan, masyarakat harus saling menjaga, menghormati jasa para pahlawan yang telah membangun bangsa. Oleh karena itu, lanjut Haji Embay, Mathla’ul Anwar mendorong Presiden dan aparat penegak hukum untuk menindak tegas siapapun yang menjadi dalang kerusuhan. Hal ini penting demi menjaga ketertiban umum, keselamatan, dan stabilitas negara.

Baca juga: Negara Diminta Bertindak Tegas Terhadap Pendemo Anarkis dan Aparat yang Langgar HAM

“Mathla’ul Anwar mendukung aparat keamanan bertindak profesional, tegas, dan terukur. Ketertiban dan rasa aman masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Di sisi lain, Haji Embay menambahkan, peristiwa ini menjadi catatan besar bagi pemerintah, serta para pejabatnya untuk melakukan evaluasi dan intropeksi diri. Menurutnya, kepekaan terhadap aspirasi dan kondisi sosial di masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas negara.

Karenanya, Haji Embay meminta agar para pejabat dapat berkomunikasi dengan baik dan tidak menonjolkan gaya hidup yang berlebih-lebihan.

“Gaya hidup mewah yang dipertontonkan dapat memicu kecemburuan sosial di tengah masyarakat,” kata Embay.

Haji Embay juga mendorong pemerintah untuk memperbaiki pola komunikasinya dengan masyarakat. Pemerintah harus aktif melakukan konsolidasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat akar rumput untuk memitigasi terjadinya konflik. Jangan sampai, lanjut Haji Embay, ketika ada preseden buruk, pemerintah baru mengajak komunikasi pimpinan organisasi masyarakat.

“Tapi mudah-mudahan ada hikmahnya. Insya Allah, komunikasi pemerintah sekarang berubah,” ucap Haji Embay.

Untuk mendukung perubahan tersebut, ulama kelahiran Pandeglang, tahun 1952 ini mengajak masyarakat untuk saling menjaga kondusifitas di lingkungannya, menghindari provokasi, menolak tegas segala bentuk anarkisme, dan ekstremisme yang mengarah kepada terorisme. Pasalnya, kelompok radikal bisa memanfaatkan kondisi kekacauan seperti yang terjadi untuk melancarkan proganda dan politik pecah belah.

“Kita jangan sampai terbawa oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab, terutama yang berasal dari media sosial yang belum tentu benar atau tidaknya,” harapnya.

Ia menekankan bahwa dialog dan musyawarah adalah jalan terbaik dalam menyelesaikan perbedaan dan persoalan bangsa. “Segala masalah bangsa hendaknya diselesaikan melalui jalur konstitusional dan dialog, bukan dengan kekerasan. Kita harus menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Tanggapi Aksi Mahasiswa,...
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Eksponen 98 Nilai Pemerintah Sedang Jalankan Amanat Reformasi
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Rekomendasi
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Infografis
Deretan Tokoh Bangsa...
Deretan Tokoh Bangsa Lulusan Pesantren, Ada Gus Dur hingga Haedar Nashir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved