PSI Klaim Ada Pihak Sebar Hoaks untuk Adu Domba Prabowo-Jokowi
Senin, 01 September 2025 - 21:27 WIB
loading...
Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/9/2025). Foto/Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengungkapkan ada pihak yang berupaya menyebarkan hoaks untuk mengadu domba Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, serta Presiden ke-7 RI Joko Widodo ( Jokowi ). Isu ini menguat seiiring dengan adanya berbagai kericuhan buntut demonstrasi massa di beberapa daerah.
Kabar ini disampaikan Raja Juli karena menggantikan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang berhalangan hadir karena sedang sakit. "Mas Kaesang memberikan pesan kepada saya, tadi sudah ada rilis ya, tadi kan Mas Kaesang membuat rilis bahwa di tengah hiruk pikuk dan masalah yang kita hadapi ini ada medsos yang cukup dibanjiri oleh banyak pihak yang mencoba mengadu domba antara Pak Prabowo dengan Jokowi, termasuk Mas Gibran dan PSI," kata Raja Juli kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/9/2025).
Raja Juli tak bicara banyak mengenai masalah ini. Namun, dia menyebut dirinya sudah mengklarifikasi langsung dengan tim dari Prabowo.
Baca juga: Aktivis HAM Minta Masyarakat Taat Hukum dan Tidak Anarkis saat Sampaikan Aspirasi
"Semalam kan saya kan dengan tim Pak Prabowo, kami berkomunikasi cukup intens ya untuk saling mengklarifikasikan tabayyun atas sebuah video yang isinya berbeda dengan narasinya. Isinya Pak Jokowi ketemu siapa, Mas Gibran ketemu siapa, tapi itu dianggap sebuah pertemuan untuk menggalang demo-demo yang terjadi pada hari ini," jelasnya.
"Jadi Mas Kaesang sudah sampaikan bahwa itu adalah hoaks," ungkap Raja Juli.
Lebih lanjut, Raja Juli pun menegaskan sikap PSI. Dia menyatakan partai berlogo gajah ini akan mengawal penuh pemerintahan Prabowo.
Baca juga: Noel Terjerat Rasuah, Saatnya Bersihkan Pejabat Serakah
"PSI seperti kongres di Solo yang lalu Partai Gajah setia dengan Pak Prabowo Subianto. Mendukung beliau melaksanakan terus program-program kerakyatan, program-program antikorupsi. Jadi merah putih, kata Pak Prabowo, maka Partai Gajah juga ikut merah putih," pungkasnya.
Kabar ini disampaikan Raja Juli karena menggantikan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang berhalangan hadir karena sedang sakit. "Mas Kaesang memberikan pesan kepada saya, tadi sudah ada rilis ya, tadi kan Mas Kaesang membuat rilis bahwa di tengah hiruk pikuk dan masalah yang kita hadapi ini ada medsos yang cukup dibanjiri oleh banyak pihak yang mencoba mengadu domba antara Pak Prabowo dengan Jokowi, termasuk Mas Gibran dan PSI," kata Raja Juli kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/9/2025).
Raja Juli tak bicara banyak mengenai masalah ini. Namun, dia menyebut dirinya sudah mengklarifikasi langsung dengan tim dari Prabowo.
Baca juga: Aktivis HAM Minta Masyarakat Taat Hukum dan Tidak Anarkis saat Sampaikan Aspirasi
"Semalam kan saya kan dengan tim Pak Prabowo, kami berkomunikasi cukup intens ya untuk saling mengklarifikasikan tabayyun atas sebuah video yang isinya berbeda dengan narasinya. Isinya Pak Jokowi ketemu siapa, Mas Gibran ketemu siapa, tapi itu dianggap sebuah pertemuan untuk menggalang demo-demo yang terjadi pada hari ini," jelasnya.
"Jadi Mas Kaesang sudah sampaikan bahwa itu adalah hoaks," ungkap Raja Juli.
Lebih lanjut, Raja Juli pun menegaskan sikap PSI. Dia menyatakan partai berlogo gajah ini akan mengawal penuh pemerintahan Prabowo.
Baca juga: Noel Terjerat Rasuah, Saatnya Bersihkan Pejabat Serakah
"PSI seperti kongres di Solo yang lalu Partai Gajah setia dengan Pak Prabowo Subianto. Mendukung beliau melaksanakan terus program-program kerakyatan, program-program antikorupsi. Jadi merah putih, kata Pak Prabowo, maka Partai Gajah juga ikut merah putih," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :