Langkah Presiden Prabowo dalam Pemulihan Ketertiban Diapresiasi
Senin, 01 September 2025 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Great Institute mengapresiasi langkah dialog yang ditempuh Presiden Prabowo dengan melibatkan tokoh-tokoh ormas Islam, Ketua Umum Partai Politik, Ketua MPR RI, Ketua DPR RI, dan Ketua DPD RI.
GREAT Institute juga mengapresiasi kehadiran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang walaupun tidak berada dalam koalisi Pemerintahan Prabowo, tetapi bersedia hadir untuk menjaga persatuan bangsa. Hal ini menunjukkan jiwa kenegarawanan seorang anak Proklamator.
“Tentu, ada catatan kritis yang masih belum dilakukan oleh Presiden Prabowo dalam pemulihan kepercayaan yaitu tuntutan dasar dari publik untuk segera melakukan reshuffle kabinet dan mendorong percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset Koruptor,” ujarnya.
Great Institute memandang ketidakpuasan publik bukan hanya disebabkan oleh perilaku tidak pantas anggota DPR kemarin saja, tetapi pengalaman panjang dalam kehidupan. “Berbagai kebijakan Pro-Rakyat Presiden Prabowo tidak mampu dieksekusi secara cepat dan tepat oleh menteri-menterinya. Presiden Prabowo diharapkan segera membentuk zaken kabinet dengan mengganti menteri yang tidak kompeten dan membawa beban masa lalu,” pungkasnya.
GREAT Institute juga mengapresiasi kehadiran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang walaupun tidak berada dalam koalisi Pemerintahan Prabowo, tetapi bersedia hadir untuk menjaga persatuan bangsa. Hal ini menunjukkan jiwa kenegarawanan seorang anak Proklamator.
“Tentu, ada catatan kritis yang masih belum dilakukan oleh Presiden Prabowo dalam pemulihan kepercayaan yaitu tuntutan dasar dari publik untuk segera melakukan reshuffle kabinet dan mendorong percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset Koruptor,” ujarnya.
Great Institute memandang ketidakpuasan publik bukan hanya disebabkan oleh perilaku tidak pantas anggota DPR kemarin saja, tetapi pengalaman panjang dalam kehidupan. “Berbagai kebijakan Pro-Rakyat Presiden Prabowo tidak mampu dieksekusi secara cepat dan tepat oleh menteri-menterinya. Presiden Prabowo diharapkan segera membentuk zaken kabinet dengan mengganti menteri yang tidak kompeten dan membawa beban masa lalu,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :