PPI Australia Kecam Anggota Komisi XI DPR yang ke Australia di Tengah Maraknya Aksi Demonstrasi
Minggu, 31 Agustus 2025 - 21:04 WIB
loading...
A
A
A
"Kami malu memiliki wakil rakyat yang tidak transparan, tidak akuntabel, dan jauh dari empati publik. Wakil rakyat seharusnya hadir dan berdiri bersama rakyat, bukan pergi dan meninggalkan tanggung jawabnya demi kepentingan pribadi di luar negeri," tambah dia.
Sementara itu, Ketua Komisi XI DPR RI, Muhammad Misbakhun membantah dirinya mengikuti Sydney Marathon 2025 yang digelar di Australia.
Hal itu ia sampaikan merespons ramainya perbincangan di media sosial terkait namanya tercantum dalam acara lari yang dimaksud di tengah-tengah maraknya aksi demonstrasi di Jakarta.
"Saya pastikan tidak ikut," kata Misbakhun saat dihubungi wartawan yang dikutip Minggu (31/8/2025).
Ia kemudian menjelaskan mengapa namanya tercantum sebagai peserta dalam even yang dimaksud. Menurutnya, pendaftaran acara tersebut dilakukan setahun sebelum dimulai.
"Soal terdaftar sebagai peserta marathon itu karena mekanisme pendaftaran marathon dalam kategori World Major Marathon seperti Sydney itu harus setahun sebelumnya," ujarnya.
Misbakhun membenarkan adanya kunjungan kerja Komisi XI ke Canberra dan Sydney pasa 27-29 Agustus 2025. Menurutnya, agenda tersebut sudah dijadwalkan sebelum adanya gejolak demonstrasi.
"Kalau Komisi XI ke Australia itu agenda adalah kunjungan kerja Komisi dan Panja RUU P2SK. Agenda nya sudah lama dijadwalkan jauh sebelum ada peristiwa demo di Jakarta," ucapnya. Menurutnya, kunjungan kerja tersebut bersama beberapa mitra Komisi XI DPR.
Misbakhun Bantah Ikut Sydney Marathon
Sementara itu, Ketua Komisi XI DPR RI, Muhammad Misbakhun membantah dirinya mengikuti Sydney Marathon 2025 yang digelar di Australia.
Hal itu ia sampaikan merespons ramainya perbincangan di media sosial terkait namanya tercantum dalam acara lari yang dimaksud di tengah-tengah maraknya aksi demonstrasi di Jakarta.
"Saya pastikan tidak ikut," kata Misbakhun saat dihubungi wartawan yang dikutip Minggu (31/8/2025).
Ia kemudian menjelaskan mengapa namanya tercantum sebagai peserta dalam even yang dimaksud. Menurutnya, pendaftaran acara tersebut dilakukan setahun sebelum dimulai.
"Soal terdaftar sebagai peserta marathon itu karena mekanisme pendaftaran marathon dalam kategori World Major Marathon seperti Sydney itu harus setahun sebelumnya," ujarnya.
Misbakhun membenarkan adanya kunjungan kerja Komisi XI ke Canberra dan Sydney pasa 27-29 Agustus 2025. Menurutnya, agenda tersebut sudah dijadwalkan sebelum adanya gejolak demonstrasi.
"Kalau Komisi XI ke Australia itu agenda adalah kunjungan kerja Komisi dan Panja RUU P2SK. Agenda nya sudah lama dijadwalkan jauh sebelum ada peristiwa demo di Jakarta," ucapnya. Menurutnya, kunjungan kerja tersebut bersama beberapa mitra Komisi XI DPR.
(shf)
Lihat Juga :