Presiden Minta DPR Undang Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa untuk Dialog
Minggu, 31 Agustus 2025 - 16:39 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto meminta DPR RI untuk segera mengundang tokoh masyarakat dan mahasiswa untuk berdialog secara langsung merespons adanya demo ricuh. Foto/Riyan Rizki Roshali
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta DPR untuk segera mengundang tokoh masyarakat dan mahasiswa untuk berdialog secara langsung merespons adanya demo yang berakhir ricuh. Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta pada Minggu (31/8/2025).
“Saya juga akan minta pimpinan DPR untuk langsung mengundang tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh mahasiswa, agar bisa langsung berdialog dan diterima dengan baik,” kata Prabowo.
Baca juga: Situasi Dalam Negeri Tak Kondusif, Prabowo Batalkan Kunjungan ke China
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyebutkan bahwa DPR RI telah berkomitmen untuk melakukan pencabutan terhadap beberapa kebijakan. Seperti tunjangan anggota DPR dan moratorium kunjungan ke luar negeri.
“Merekapun sekarang sudah akan melakukan pencabutan beberapa kebijakan DPR RI, seperti pencabutan beberapa kebijakan DPR RI, termasuk besaran tunjangan anggota DPR dan juga moratorium kunjungan kerja ke luar negeri,” ujarnya.
Tak hanya DPR, Prabowo juga menekankan agar seluruh kementerian dan lembaga menerima masukan dan koreksi dari masyarakat secara langsung.
Baca juga: Prabowo Minta TNI-Polri Tindak Tegas Perusakan dan Penjarahan
“Saya minta seluruh warga negara untuk percaya kepada Pemerintah, untuk tenang. Pemerintah yang saya pimpin bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk rakyat yang paling kecil, paling tertinggal,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menaruh kepercayaan terhadap pemerintah dalam menghadapi situasi terkini di Tanah Air.
Presiden menegaskan, pemerintah yang dipimpinnya berkomitmen memperjuangkan kepentingan rakyat, terutama kelompok kecil dan tertinggal.
“Saya minta seluruh warga negara untuk percaya kepada pemerintah, untuk tenang. Pemerintah yang saya pimpin bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk rakyat yang paling kecil, paling tertinggal,” kata Prabowo di Istana Merdeka, Minggu (31/8/2025).
Kepala Negara pun mengajak untuk seluruh pihak menjaga persatuan. Ia menyebutkan, Indonesia diambang kebangkitan. Ia meminta untuk menyampaikan aspirasi dengan damai.
“Mari kita jaga persatuan nasional. Indonesia di ambang kebangkitan. Jangan mau kita diadu domba. Suarakan aspirasi dengan damai. Tanpa kerusuhan, tanpa penjarahan, tanpa merusak fasilitas umum,” ujar dia.
Ia mengajak untuk mewaspadai adanya potensi campur tangan kelompok tertentu yang tak ingin melihat Indonesia bangkit dan sejahtera.
“Kita waspada terhadap campur tangan kelompok-kelompok yang tidak ingin Indonesia sejahtera, Indonesia bangkit. Kita perbaiki kekurangan yang ada di Pemerintahan dan di negara kita,” ungkapnya.
“Semangat nenek moyang kita adalah gotong royong. Mari kita bergotong royong menjaga lingkungan kita, keluarga kita, negara kita. Kita selalu diintervensi, jangan mau kita diadu domba,” tegas Prabowo.
“Saya juga akan minta pimpinan DPR untuk langsung mengundang tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh mahasiswa, agar bisa langsung berdialog dan diterima dengan baik,” kata Prabowo.
Baca juga: Situasi Dalam Negeri Tak Kondusif, Prabowo Batalkan Kunjungan ke China
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyebutkan bahwa DPR RI telah berkomitmen untuk melakukan pencabutan terhadap beberapa kebijakan. Seperti tunjangan anggota DPR dan moratorium kunjungan ke luar negeri.
“Merekapun sekarang sudah akan melakukan pencabutan beberapa kebijakan DPR RI, seperti pencabutan beberapa kebijakan DPR RI, termasuk besaran tunjangan anggota DPR dan juga moratorium kunjungan kerja ke luar negeri,” ujarnya.
Tak hanya DPR, Prabowo juga menekankan agar seluruh kementerian dan lembaga menerima masukan dan koreksi dari masyarakat secara langsung.
Baca juga: Prabowo Minta TNI-Polri Tindak Tegas Perusakan dan Penjarahan
“Saya minta seluruh warga negara untuk percaya kepada Pemerintah, untuk tenang. Pemerintah yang saya pimpin bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk rakyat yang paling kecil, paling tertinggal,” jelasnya.
Perjuangkan Kepentingan Rakyat
Dalam kesempatan itu, Prabowo meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menaruh kepercayaan terhadap pemerintah dalam menghadapi situasi terkini di Tanah Air.
Presiden menegaskan, pemerintah yang dipimpinnya berkomitmen memperjuangkan kepentingan rakyat, terutama kelompok kecil dan tertinggal.
“Saya minta seluruh warga negara untuk percaya kepada pemerintah, untuk tenang. Pemerintah yang saya pimpin bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk rakyat yang paling kecil, paling tertinggal,” kata Prabowo di Istana Merdeka, Minggu (31/8/2025).
Kepala Negara pun mengajak untuk seluruh pihak menjaga persatuan. Ia menyebutkan, Indonesia diambang kebangkitan. Ia meminta untuk menyampaikan aspirasi dengan damai.
“Mari kita jaga persatuan nasional. Indonesia di ambang kebangkitan. Jangan mau kita diadu domba. Suarakan aspirasi dengan damai. Tanpa kerusuhan, tanpa penjarahan, tanpa merusak fasilitas umum,” ujar dia.
Ia mengajak untuk mewaspadai adanya potensi campur tangan kelompok tertentu yang tak ingin melihat Indonesia bangkit dan sejahtera.
“Kita waspada terhadap campur tangan kelompok-kelompok yang tidak ingin Indonesia sejahtera, Indonesia bangkit. Kita perbaiki kekurangan yang ada di Pemerintahan dan di negara kita,” ungkapnya.
“Semangat nenek moyang kita adalah gotong royong. Mari kita bergotong royong menjaga lingkungan kita, keluarga kita, negara kita. Kita selalu diintervensi, jangan mau kita diadu domba,” tegas Prabowo.
(shf)
Lihat Juga :