Mendagri: Pemimpin Daerah Awards 2025 Jadi Motivasi Bagi Kepala Daerah

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 00:12 WIB
loading...
Mendagri: Pemimpin Daerah...
Mendagri Tito Karnavian menuturkan Pemimpin Daerah Awards 2025 yang diberikan iNews Media Group kepada para Kepala Daerah di Indonesia menjadikan motivasi bagi kepala daerah tersebut. Foto: Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menuturkan Pemimpin Daerah Awards 2025 yang diberikan iNews Media Group pada para Kepala Daerah di Indonesia menjadikan motivasi bagi kepala daerah tersebut. Dengan ini, pemerintah menyampaikan apresiasinya terhadap iNews Media Group.

"Kita menyaksikan salah satu bentuk reward yang diberikan oleh nonpemerintah, lebih khususnya dari media. Inisiatif dari iNews sangat bermanfaat dalam membuat iklim menjaga teman-teman kepala daerah agar mereka berprestasi, menggunakan kewenangannya untuk kepentingan rakyatnya, dan dapat menjadi motivasi bagi kepala daerah sendiri," ujarnya dalam gelaran Pemimpin Daerah Awards 2025 di iNews, Kamis (28/8/2025).

Baca juga: 19 Tokoh Sabet Penghargaan Pemimpin Daerah Award 2025, Berikut Daftar Namanya

Tito mengatakan, sejak era reformasi tahun 1999 lalu, ada perubahan yang sangat besar dalam paradigma administrasi pemerintahan di Indonesia. Dari yang sebelumnya sangat sentralistis menjadi semi disentralisasi karena tidak sepenuhnya diserahkan pada daerah, ada urusan konkuren yang dikerjakan secara bersama-sama.

"Kemudian berimbas juga dalam sistem pemilihan atau rekrutmen kepala daerah yang semula ditunjuk kemudian beralih pada pemilihan oleh masyarakat atau rakyat langsung. Nah ini memberikan dampak positif-negatif," tuturnya.

Dia menerangkan salah satu dampak positifnya dari pemilihan kepala daerah oleh masyarakat di antaranya adanya kewenangan yang lebih luas oleh Kepala Daerah untuk mengambil kebijakan, sebagian kewenangan diberikan Kepala Daerah. Kemudian, daerah bisa melakukan inovasi, terobosan kreatif, sejumlah peraturan bisa dibuat, peraturan daerah atau peraturan Kepala Daerah, Bupati, Wali Kota, yang bisa menentukan hajat hidup masyarakatnya.

"Kemudian pemilihan kepala daerah juga langsung kita harapkan mendapatkan legitimasi dari rakyatnya ketika mimpin, tapi kita sudah berjalan saya kira lebih dari 20 tahun, kita sudah mulai melihat. Ada juga minusnya, minusnya adalah ketika mungkin yang dipilih belum tentu orang yang sebetulnya cocok begitu karena sistem pemilihannya yang mungkin kurang relevan di daerah-daerah tertentu," ungkapnya.

Namun, ada pula sisi minusnya di antaranya kewenangan. Kalau salah gunakan kewenangan atau tidak tepat dalam menggunakan kewenangan yang ada, jadi bahkan mungkin abuse of power yang digunakan salah itu akan berdampak negatif yang sangat luas di masyarakat.

"Kita tahu daerah kita ada 552, ada 38 provinsi, 38 gubernur, ada 98 wali kota, dan ada 416 bupati. Semua memberikan andil untuk masyarakatnya dan semua memberikan andil untuk pembangunan nasional Indonesia," ujar Tito.

Karena itu, harus dijaga agar para kepala daerah yang sudah mendapatkan kepercayaan rakyat diberikan kewenangan by law ini betul-betul tepat menggunakan kewenangannya untuk kepentingan rakyatnya. Maka itu, digunakanlah prinsip paling mendasar yaitu reward and punishment, stick and carrot.

"Rewardnya bisa dari masyarakat dalam bentuk penghargaan, dari netizen mungkin pujian-pujian, pemerintah juga memberikan penghargaan, pemerintah pusat misalnya kementerian atau lembaga memberikan penghargaan macam-macam, inflasi, inovasi, bahkan Kementerian Keuangan memberikan dana tambahan insentif fiskal namanya bagi daerah-daerah berprestasi di bidang-bidang tertentu, inilah sebagai carrot," paparnya.

Dia menjabarkan ada pula sisi stick atau punishment yang diberikan pada daerah-daerah selain pemberian reward. Punishment yang paling gampang mungkinlah punishment dari masyarakat, misalnya dalam bentuk penyampaian pendapat, unjuk rasa, di DPRD mungkin dipertanyakan, kemudian di media diberitakan, sampai ke punishment yang diberikan oleh pemerintah pusat.

"Kemendagri misalnya bisa memberikan pemberhentian 3 bulan. Bahkan pemberhentian tetap melalui mekanisme tertentu. Bahkan paling berat punishment dalam bentuk penegakan pidana misalnya kalau melakukan pelanggaran pidana, tindak pidana korupsi contohnya. Itu sudah banyak terjadi," ujarnya.

Pada Kamis (28/8/2025) malam ini, Pemimpin Daerah Awards 2025 merupakan bentuk reward yang diberikan oleh nonpemerintah, lebih khususnya dari media. Maka itu, inisiatif dari iNews sangat bermanfaat dalam membuat iklim untuk menjaga para kepala daerah agar mereka berprestasi, menggunakan kewenangannya untuk kepentingan rakyatnya, dan dapat menjadi motivasi bagi kepala daerah sendiri.

Dalam sistem pemilihan langsung saat ini ada dua kata magic bagi kepala daerah, satu adalah popularitas dan dua adalah elektabilitas.

"Yang dapat-dapat ini akan lebih populer, apalagi iNews yang memberikan. Kedua elektabilitas, dapat kayak gini ini lumayan menaikkan elektabilitas, meskipun masih lama, masih 5 tahun lagi, tapi sudah nabung duluan," kata mantan Kapolri itu.

Maka itu, pemerintah pun memberikan apresiasi terhadap iNews Media Group yang telah menggelar kegiatan pemberian reward.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Dirjen Keuangan Daerah...
Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
Baskara Putra Raih Penghargaan...
Baskara Putra Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Jepang Lewat Lagu 'everything u are'
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Rekomendasi
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved