Idrus Akui Kritik Publik ke DPR Wajar: Tapi Jangan Jadi Ajang Kebencian
Kamis, 28 Agustus 2025 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
“Maka itu, saya menilai seruan tersebut tidak realistis dan berpotensi menyesatkan sebagian masyarakat,” ujarnya.
Kendati demikian, Idrus memahami alasan kemarahan masyarakat. Gelombang kritik muncul terutama setelah beredar kabar mengenai kenaikan tunjangan perumahan anggota DPR hingga Rp50 juta per bulan.
Kenaikan itu disebut sebagai kompensasi atas Rumah Dinas DPR di Kalibata, Jakarta Selatan yang tidak lagi memadai. Menurut Idrus, kebijakan tersebut memang menimbulkan kesan bahwa DPR kurang peka terhadap kondisi masyarakat yang tengah menghadapi situasi ekonomi sulit.
“Kritik publik itu wajar, bahkan penting sebagai koreksi. Tapi jangan sampai komunikasi terputus. Kalau rakyat hanya marah, DPR membela diri, masalah tidak akan selesai,” pungkasnya.
Kendati demikian, Idrus memahami alasan kemarahan masyarakat. Gelombang kritik muncul terutama setelah beredar kabar mengenai kenaikan tunjangan perumahan anggota DPR hingga Rp50 juta per bulan.
Kenaikan itu disebut sebagai kompensasi atas Rumah Dinas DPR di Kalibata, Jakarta Selatan yang tidak lagi memadai. Menurut Idrus, kebijakan tersebut memang menimbulkan kesan bahwa DPR kurang peka terhadap kondisi masyarakat yang tengah menghadapi situasi ekonomi sulit.
“Kritik publik itu wajar, bahkan penting sebagai koreksi. Tapi jangan sampai komunikasi terputus. Kalau rakyat hanya marah, DPR membela diri, masalah tidak akan selesai,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :