Program Sekolah Rakyat Dinilai Efektif Atasi Kemiskinan Ekstrem di Indonesia
Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:34 WIB
loading...
A
A
A
“Kami berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional dalam penyediaan Makan Bergizi Gratis, kerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk penyelenggaraan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi keluarga miskin, dan masih banyak lagi sinergi yang dilakukan untuk mengentaskan kemiskinan di negeri ini,” paparnya.
Robben Rico juga menyampaikan, Kementerian Sosial berkolaborasi dengan korporasi dalam upaya pemetaan talenta siswa sekolah rakyat melalui pendekatan DNA Talent mapping untuk mengetahui potensi, minat, bakat, keunggulan dan kelemahan siswa. Hal ini juga dilakukan terhadap kepala sekolah dan guru disekolah rakyat untuk menyesuaikan potensi dan karakter yang paling sesuai dengan cara mengajar.
Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi Lastri Fajarwati menyampaikan, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program dalam rangka memutuskan siklus kemiskinan antargenerasi, memperluas akses pendidikan terhadap keluarga miskin dan miskin ekstrem serta menyiapkan generasi emas dan pemimpin perubahan di masa depan.
Beberapa kegiatan yang dilakukan di SRMA 13 Bekasi dimulai pada 9-10 Juli lalu dengan melakukan simulasi dengan menghadirkan siswa dan orang tua siswa untuk mengenali Sekolah Rakyat, kemudian dilanjutkan dengan cek kesehatan, kemudian dilanjutkan dengan simulasi belajar dikelas dan makan bersama.
Selanjutnya dalam proses pembelajran sendiri, siswa dibekali dengan kegiatan orientasi studi lingkungan, program keagamaan, edukasi untuk mitigasi bencana (Tagana), potensi minat dan bakat, pengetahuan dasar dan pemberdayaan, pembangunan karakter dan kepemimpinan.
“Melalui konsisten dan komitmen bersama berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencetak generasi emas di masa depan, melalui sekolah rakyat anak-anak hebat yang semula tak ada harapan kini mampu meraih cita-cita yang diinginkan,” ucapnya.
Robben Rico juga menyampaikan, Kementerian Sosial berkolaborasi dengan korporasi dalam upaya pemetaan talenta siswa sekolah rakyat melalui pendekatan DNA Talent mapping untuk mengetahui potensi, minat, bakat, keunggulan dan kelemahan siswa. Hal ini juga dilakukan terhadap kepala sekolah dan guru disekolah rakyat untuk menyesuaikan potensi dan karakter yang paling sesuai dengan cara mengajar.
Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi Lastri Fajarwati menyampaikan, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program dalam rangka memutuskan siklus kemiskinan antargenerasi, memperluas akses pendidikan terhadap keluarga miskin dan miskin ekstrem serta menyiapkan generasi emas dan pemimpin perubahan di masa depan.
Beberapa kegiatan yang dilakukan di SRMA 13 Bekasi dimulai pada 9-10 Juli lalu dengan melakukan simulasi dengan menghadirkan siswa dan orang tua siswa untuk mengenali Sekolah Rakyat, kemudian dilanjutkan dengan cek kesehatan, kemudian dilanjutkan dengan simulasi belajar dikelas dan makan bersama.
Selanjutnya dalam proses pembelajran sendiri, siswa dibekali dengan kegiatan orientasi studi lingkungan, program keagamaan, edukasi untuk mitigasi bencana (Tagana), potensi minat dan bakat, pengetahuan dasar dan pemberdayaan, pembangunan karakter dan kepemimpinan.
“Melalui konsisten dan komitmen bersama berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencetak generasi emas di masa depan, melalui sekolah rakyat anak-anak hebat yang semula tak ada harapan kini mampu meraih cita-cita yang diinginkan,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :