Dicegah ke Luar Negeri oleh KPK, Bos Maktour: Kami akan Memberikan Informasi

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:50 WIB
loading...
Dicegah ke Luar Negeri...
Bos biro perjalanan haji dan umrah Maktour, Fuad Hasan Masyhur, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto/Nur Khabibi
A A A
JAKARTA - Bos biro perjalanan haji dan umrah Maktour, Fuad Hasan Masyhur , bicara soal pencegahan dirinya ke luar negeri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ). Ia dicegah ke luar negeri terkait kasus dugaan korupsi penentuan kuota haji 2024 bersama dua orang lainnya.

Fuad tidak mempersoalkan pencegahan tersebut. Dia mengaku akan memberikan informasi yang dibutuhkan penyidik terkait kasus tersebut.

"Apa yang terbaik, yang dipikirkan yang terbaik, kami akan memberikan informasi," kata Fuad di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (28/8/2025).

Baca Juga: Bos Maktour Penuhi Panggilan KPK, Diperiksa sebagai Saksi Kasus Kuota Haji

Dalam kesempatan tersebut, Fuad menceritakan kiprah perusahaannya selama ini. Menurut Fuad, pihaknya sudah memberikan pelayanan yang terbaik bagi jemaah haji.

"Tapi yang paling penting Maktour sudah berkiprah selama 41 tahun, insyaallah kami selalu menjaga integritas kami akan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat itu yang terpenting," ujarnya.

Fuad menambahkan, "Sebagai penyelenggara terbaik, tentunya kami akan selalu menjaga dan insyaallah selalu berbuat terbaik untuk negeri ini."

Diketahui, KPK mencegah mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) bepergian ke luar negeri. Selain Yaqut, dua orang lain juga turut dicegah. Dua orang itu adalah Stafsus Yaqut, Ishfah Abidal Aziz (IAA) dan bos biro perjalanan haji dan umrah Maktour, Fuad Hasan Masyhur (FHM). Mereka dicegah terkait kasus dugaan korupsi penetapan kuota haji di Kementerian Agama pada tahun 2024.

Hari ini, Fuad Hasan Masyhur memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi. "Insyaallah sebagai masyarakat yang baik dan taat kami dipanggil, kami harus datang ya," kata Fuad di Gedung Merah Putih KPK.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
KPK Cecar Maruf Cahyono...
KPK Cecar Ma'ruf Cahyono terkait Penerimaan Uang selama Jabat Sekjen MPR
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
KPK Pajang Ducati Noel...
KPK Pajang Ducati Noel dan Aset Mewah Lain dari Kasus K3
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
Rekomendasi
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gandeng Fuji, Bella...
Gandeng Fuji, Bella Shofie Ajak Emak-Emak Melek Digital dan Mandiri Secara Finansial
Berita Terkini
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Infografis
43 Negara yang akan...
43 Negara yang akan Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved