Profil Gus Irfan yang Disebut DPR Bakal Jadi Menteri Haji
Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:52 WIB
loading...
Kepala BP Haji Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan). Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) disebut Komisi VIII DPR akan menjadi Menteri Haji. Profil Gus Irfan diulas di artikel ini.
Komisi VIII DPR RI menggelar rapat kerja bersama Menteri Agama, Kepala BP Haji, dan Kepala BPKH di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2025). Rapat ini membahas laporan evaluasi dan pertanggungjawaban keuangan.
Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menyapa Kepala BP Haji Mochamad Irfan Yusuf dengan sebutan menteri. Sebab, lembaga yang dipimpin Irfan kini menjadi Kementerian Haji dan Umrah, setelah UU Haji disahkan dalam rapat paripurna dua hari lalu. "Tentu nanti Gus Irfan ya tidak lagi kepala badan, menjadi menteri," kata Marwan membuka rapat.
Baca Juga: Gus Irfan Siap jika Ditugaskan Prabowo Jadi Menteri Haji dan Umrah
Menanggapi hal itu, Irfan mengatakan bahwa dirinya sebagai bagian dari pembantu Presiden Prabowo Subianto, tentunya menyerahkan sepenuhnya kepada presiden yang memiliki hak prerogatif untuk penunjukannya.
"Itu terserah di Bapak Presiden kita, apakah siapa yang akan jadi pemimpin di Kementerian Haji yang baru ini terserah kepada beliau," kata Gus Irfan di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Meski begitu, ia menyatakan siap apabila diberi amanah untuk memimpin kementerian yang baru saja dibentuk menyusul revisi UU Haji tersebut. "Kami sebagai pelaksanaannya manut saja, ditugaskan siap, tidak ditugaskan juga siap. Itu memang prinsip kami," ujarnya.
Riwayat pendidikan Gus Irfan antara lain pendidikan menengah atas di SMPP Jombang (sekarang dikenal sebagai SMA Negeri 2 Jombang) dari tahun 1977 hingga 1981. Dia melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi di Universitas Brawijaya, Malang, dan meraih gelar Sarjana (S1) pada tahun 1985.
Pada tahun 2000, ia kembali melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Brawijaya dan berhasil meraih gelar Magister (S2) pada tahun 2002.
Selajutnya, Gus Irfan menyelesaikan program Doktoral Manajemen Pendidikan Islam (S3) di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang.
Dia juga pernah aktif di beberapa organisasi, antara lain RMI Nahdlatul Ulama Jawa Timur (2024-2027) dan Lembaga Perekonomian NU (2015-2016).
Gus Irfan juga pernah menjadi Sekretaris Umum Pesantren Tebuireng pada 1989-2006. Pada Pemilu 2024, Gus Irfan melenggang ke Senayan setelah menjadi caleg dari Partai Gerindra di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur VIII. Dia meraih 77.433 suara.
Namun, dia harus meninggalkan jabatan tersebut karena diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai kepala BP Haji pada 22 Oktober 2024. Posisinya di DPR digantikan oleh Bimantoro Wiyono.
Komisi VIII DPR RI menggelar rapat kerja bersama Menteri Agama, Kepala BP Haji, dan Kepala BPKH di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2025). Rapat ini membahas laporan evaluasi dan pertanggungjawaban keuangan.
Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menyapa Kepala BP Haji Mochamad Irfan Yusuf dengan sebutan menteri. Sebab, lembaga yang dipimpin Irfan kini menjadi Kementerian Haji dan Umrah, setelah UU Haji disahkan dalam rapat paripurna dua hari lalu. "Tentu nanti Gus Irfan ya tidak lagi kepala badan, menjadi menteri," kata Marwan membuka rapat.
Baca Juga: Gus Irfan Siap jika Ditugaskan Prabowo Jadi Menteri Haji dan Umrah
Menanggapi hal itu, Irfan mengatakan bahwa dirinya sebagai bagian dari pembantu Presiden Prabowo Subianto, tentunya menyerahkan sepenuhnya kepada presiden yang memiliki hak prerogatif untuk penunjukannya.
"Itu terserah di Bapak Presiden kita, apakah siapa yang akan jadi pemimpin di Kementerian Haji yang baru ini terserah kepada beliau," kata Gus Irfan di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Meski begitu, ia menyatakan siap apabila diberi amanah untuk memimpin kementerian yang baru saja dibentuk menyusul revisi UU Haji tersebut. "Kami sebagai pelaksanaannya manut saja, ditugaskan siap, tidak ditugaskan juga siap. Itu memang prinsip kami," ujarnya.
Profil Gus Irfan
Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) lahir di Jombang, Jawa Timur, 24 April 1962. Dia dikenal sebagai politikus Partai Gerindra yang kini menjabat kepala BP Haji.Riwayat pendidikan Gus Irfan antara lain pendidikan menengah atas di SMPP Jombang (sekarang dikenal sebagai SMA Negeri 2 Jombang) dari tahun 1977 hingga 1981. Dia melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi di Universitas Brawijaya, Malang, dan meraih gelar Sarjana (S1) pada tahun 1985.
Pada tahun 2000, ia kembali melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Brawijaya dan berhasil meraih gelar Magister (S2) pada tahun 2002.
Selajutnya, Gus Irfan menyelesaikan program Doktoral Manajemen Pendidikan Islam (S3) di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang.
Dia juga pernah aktif di beberapa organisasi, antara lain RMI Nahdlatul Ulama Jawa Timur (2024-2027) dan Lembaga Perekonomian NU (2015-2016).
Gus Irfan juga pernah menjadi Sekretaris Umum Pesantren Tebuireng pada 1989-2006. Pada Pemilu 2024, Gus Irfan melenggang ke Senayan setelah menjadi caleg dari Partai Gerindra di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur VIII. Dia meraih 77.433 suara.
Namun, dia harus meninggalkan jabatan tersebut karena diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai kepala BP Haji pada 22 Oktober 2024. Posisinya di DPR digantikan oleh Bimantoro Wiyono.
(zik)
Lihat Juga :