24 WNI Bentrok dengan Aparat Timor Leste Akibatkan Satu Warga Tertembak, Ini Penjelasan Kemlu
Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
Judha menjelaskan pada prinsipnya kegiatan survey tersebut berada dalam payung kegiatan survey gabungan antara Timor Leste dan Indonesia (Joint Field Survey) namun pada tanggal tersebut Tim Survei Timor Leste bergerak lebih awal tanpa tim survei Indonesia.
Baca juga: Kemlu: Masih Ada 15 WNI di Perbatasan Thailand-Kamboja
"Berdasarkan informasi dari para pihak terkait dan kunjungan langsung ke lapangan oleh tim KBRI Dili, ditemukan fakta bahwa insiden ini terjadi karena adanya miskomunikasi dan kesalahpahaman antara Tim Pembangunan patok Timor Leste dengan masyarakat Indonesia di wilayah Inbate, TTU," ungkap Judha.
Judha mengatakan, Tim Survei Timor Leste tiba di lokasi tanpa didampingi tim dari Indonesia, sedangkan masyarakat setempat masih menolak pembangunan patok batas tersebut sehingga terjadi ketegangan yang memicu terjadinya insiden tersebut.
Terkait peristiwa ini, Judha memastikan KBRI Dili telah melakukan tindak lanjut yaitu menyampaikan kepada otoritas berwenang di Timor Leste untuk dapat melakukan penyelidikan atas insiden ini dan bersama-sama melakukan evaluasi agar tidak terjadi kejadian serupa di masa depan. "Mengimbau masyarakat agar tetap tenang, menjaga kondusivitas, dan sementara tidak melakukan aktivitas di patok provinsi 36," katanya.
Baca juga: Kemlu: Masih Ada 15 WNI di Perbatasan Thailand-Kamboja
"Berdasarkan informasi dari para pihak terkait dan kunjungan langsung ke lapangan oleh tim KBRI Dili, ditemukan fakta bahwa insiden ini terjadi karena adanya miskomunikasi dan kesalahpahaman antara Tim Pembangunan patok Timor Leste dengan masyarakat Indonesia di wilayah Inbate, TTU," ungkap Judha.
Judha mengatakan, Tim Survei Timor Leste tiba di lokasi tanpa didampingi tim dari Indonesia, sedangkan masyarakat setempat masih menolak pembangunan patok batas tersebut sehingga terjadi ketegangan yang memicu terjadinya insiden tersebut.
Terkait peristiwa ini, Judha memastikan KBRI Dili telah melakukan tindak lanjut yaitu menyampaikan kepada otoritas berwenang di Timor Leste untuk dapat melakukan penyelidikan atas insiden ini dan bersama-sama melakukan evaluasi agar tidak terjadi kejadian serupa di masa depan. "Mengimbau masyarakat agar tetap tenang, menjaga kondusivitas, dan sementara tidak melakukan aktivitas di patok provinsi 36," katanya.
Lihat Juga :