Gagasan Prabowo soal Sekolah Rakyat Dinilai Melepas Jeratan Kemiskinan

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:20 WIB
loading...
Gagasan Prabowo soal...
Presiden Prabowo Subianto usai memberi pidato dalam acara Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (22/8/2025). Foto/Setpres
A A A
JAKARTA - Gagasan Presiden Prabowo Subianto mengenai Program Sekolah Rakyat dinilai untuk melepas jeratan kemiskinan. Sekolah Rakyat perlu dukungan lintas kementerian agar pendidikan dalam program tersebut punya dampak berarti bagi kalangan masyarakat miskin dalam jangka panjang.

Presiden Prabowo sudah menegaskan komitmennya menggagas Sekolah Rakyat untuk menghilangkan kemiskinan absolut di Indonesia. Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak dari kelompok keluarga miskin agar dapat mengubah perekonomian keluarga.

Terobosan Prabowo menggagas Sekolah Rakyat untuk anak kalangan masyarakat ekonomi lemah itu pun diapresiasi oleh Pengamat Pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Cecep Darmawan. Dia menilai masyarakat miskin harus memiliki peluang yang sama untuk memperbaiki kehidupan.

Baca juga: Ketika Prabowo Meneteskan Air Mata Mendengar Pesan Siswi Sekolah Rakyat NTT



Salah satu instrumen kunci melepas lingkaran kemiskinan, salah satunya adalah dengan pendidikan. “Kita perlu apresiasi Presiden yang terlihat sangat serius mengeksekusi program Sekolah Rakyat, hal ini tidak mudah,” ujarnya, Selasa (26/8/2025).

Kendati demikian, menurut dia, jika impian memutus kemiskinan absolut dengan pendidikan bisa gagal memberi dampak, jika lulusan Sekolah Rakyat tidak dipersiapkan untuk terserap dalam ruang lingkup bidang kerja yang jelas. Karenanya, lintas kementerian harus mempersiapkan lapangan kerja yang seluas-luasnya bagi siswa 'tamatan'.

"Kondisi saat ini banyak lulusan SMK/ SMA bahkan sarjana menganggur, mereka pengganguran terdidik, karena tidak ada lapangan kerjanya. Oleh karena itu, Kementerian Ketenagakerjaan harus juga menyiapkan lulusan ini nanti," ujar Cecep.

Lebih lanjut Cecep menuturkan bahwa untuk memutus rantai kemiskinan absolut, bukan hanya mengirim anak dari kalangan miskin untuk sekolah di Sekolah Rakyat. Namun, orang tua peserta didik juga harus didampingi untuk meningkatkan kesejahteraan. "Sebab, kalau hanya anaknya yang di sekolahkan di Sekolah Rakyat, itu tidak akan berdampak signifikan nanti," imbuhnya.

Dia juga menilai para siswa Sekolah Rakyat juga nantinya harus inklusif, dan jangan ada penyeragaman kemampuan. Sebab, pada dasarnya setiap anak memiliki kemampuan berbeda. "Sayang sekali jika nanti kurikulumnya mendesak siswa punya kemampuan yang seragam," ungkapnya.

Cecep berpendapat, agar siswa Sekolah Rakyat memberi dampak bermakna pada transformasi sosial dan kehidupan, kurikulumnya mesti mengarahkan kemampuan siswa sesuai minat dan bakat. Maka itu, penting pemetaan kemampuan siswa dari sisi akademik sain dan matematika, sosial atau vokasi.

"Apakah kemampuannya pada bidang akademik sains atau vokasi, itu penting. Nantinya Sekolah Rakyat juga membantu mengarahkan ke pendidikan tingkat lanjut sesuai kemampuan yang dimiliki siswa," ungkap Cecep.

Dia melanjutkan, Sekolah Rakyat juga harus memastikan kurikulum menyesuaikan karakteristik ilmu pengetahuan lokal tempat Sekolah Rakyat berdiri. Sebagai contoh Sekolah Rakyat yang didirikan di lingkungan dengan potensi perikanan dan kelautan bisa disesuaikan kurikulum dengan bidang terkait perikanan dan kelautan. "Supaya nantinya dia bisa mengelola lingkungannya, dan tidak tercerabut dari lingkungan hidupnya," kata Cecep.

Namun, terlepas dari itu, Cecep mengaku gebrakan Prabowo dalam sektor pendidikan cukup mengesankan. Sebab, belum setahun menjabat Presiden sudah memulai model- model pendidikan untuk kalangan miskin. "Sebenarnya perlu waktu, perlu didukung ini, namun dengan sedikit tambahan, sekolah- sekolah yang dibuat pasti akan memberi dampak," ujarnya.

Saat ini, 100 titik sekolah rakyat sudah beroperasi yang didukung oleh 2.400 guru dan 4.400 tenaga pengajar. Sementara pada bulan September nanti 65 titik lainnya akan menyusul. Presiden Prabowo menargetkan 200 Sekolah Rakyat pada tahun depan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Rekomendasi
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Berita Terkini
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved